Kontribusi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Botol Plastik: Potensi Ekonomi di Beberapa Kecamatan Kota Bengkulu

Authors

  • Sherly Nelsa Fitri Universitas Prof Hazairin SH
  • Renie Kurniah Universitas Prof Hazairin SH
  • Janusi Waliamin Universitas Prof Hazairin SH
  • Veny Puspita Universitas Prof Hazairin SH
  • Ashibly Ashibly Universitas Prof Hazairin SH
  • Uswatun Hasanah Universitas Prof Hazairin SH

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1385

Keywords:

Botol Plastik, Ekonomi sirkular, Pemberdayaan masyarakat, Pemanfaatan sampah

Abstract

Pengelolaan sampah di Kota Bengkulu mencapai 276,86 ton/hari dengan hanya 57,91% terolah optimal melalui infrastruktur TPA yang terbatas. Botol plastik merupakan kontributor utama, dengan pendekatan reduce, reuse, dan recycle (3R) belum diterapkan secara efektif. Program pengabdian masyarakat ini mengintegrasikan tiga komponen untuk mengatasi masalah: (1) edukasi hukum tentang UU 18/2008 pengelolaan sampah, (2) pelatihan teknis pengolahan botol plastik menjadi produk bernilai melalui metode reuse, dan (3) pelatihan manajemen bisnis dan pemasaran digital. Penelitian ini merupakan studi deskriptif kualitatif yang melibatkan 60-80 peserta dari Kecamatan Ratu Samban dan Sungai Serut, Bengkulu, diselenggarakan Juni–Agustus 2023. Metode pengumpulan data mencakup focus group discussion, wawancara mendalam, dan praktik partisipatif. Data dianalisis menggunakan teknik Miles dan Huberman dengan gain score untuk kuantitatif. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan hukum peserta dari 57% menjadi 80% (gain +23%), dengan 85% aktif mengikuti pelatihan teknis. Program menghasilkan lebih dari 200 botol plastik terolah menjadi produk bernilai estetis dan ekonomis (pot bunga, tas, dekorasi), dengan 70% peserta tertarik melanjutkan di rumah. Sebanyak 40% peserta menunjukkan minat membentuk koperasi dan mengaplikasikan strategi pemasaran digital. Tantangan utama meliputi keterbatasan akses peralatan, bahan pendukung, dan pasar lokal. Program ini menunjukkan efektivitas pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek regulasi, teknis, dan ekonomi, berkontribusi pada pengurangan sampah plastik dan pemberdayaan ekonomi komunitas, sejalan dengan target SDG 12 tentang pengelolaan sampah berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alimansyah, S. (2015). Analisis Pengelolaan Sampah Di Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. Universitas Islam Indonesia.

Anifah, E. M., Rini, I. D. W. S., Hidayat, R., & Ridho, M. (2021). Estimasi Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Kegiatan Pengelolaan Sampah di Kelurahan Karang Joang, Balikpapan. Jurnal Sains dan Teknologi Lingkungan, 13(1), 17–33.

Aqua. (2021). Apa Itu 3R (Reduce, Reuse, Recycle): Pengertian dan Contohnya. https://bijakberplastik.aqua.co.id/publikasi/edukasi/apa-itu-3r-reduce-reuse-recycle-pengertian-dan-contohnya/

Miles, M. & Huberman, A. (1994). Qualitative Data Analysis: an Expanded Sourcebook. SAGE Publications.

Chaffey, D., & Chadwick, F. E. (2019). Digital Marketing. London: Pearson.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications, Inc.

Dita, D. (2023). Tumpukan Sampah Berserakan, Menganggu Para Pengguna Jalan. bengkulutoday.com . https://www.bengkulutoday.com/tumpukan-sampah-berserakan-menganggu-para-pengguna-jalan

MacArthur, E. (2013). Towards the circular economy. Journal of industrial ecology, 2(1), 23-44.

Firman, T. (2022). Produksi Sampah Meningkat, Kondisi TPA di Kota Bengkulu Kian Memperihatinkan. https://bengkuluekspress.disway.id/read/139593/produksi-sampah-meningkat-kondisi-tpa-di-kota-bengkulu-kian-memprihatinkan

Karali, N., Khanna, N., & Shah, N. (2024). Climate impact of primary plastic production.

Kemmis, S., & Mctaggart, R. (2005). Participatory Action Research: Communicative Action and the Public Sphere. Educational Action Research (pp. 559–602).

Khairunnisa, A. F. (2025). Pendekatan Collaborative Governance dalam Pengelolaan Sampah Di Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).

Marliani, N. (2015). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga (Sampah Anorganik) Sebagai Bentuk Implementasi dari Pendidikan Lingkungan Hidup. Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA, 4(2), 124–132. https://journal.lppmunindra.ac.id/index.php/F%0Aormatif/article/view/146

Murdiono, Husen, H., & Yanuarti, R. (2022). Peran Pemerintah dan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu. Jurnal Kesehatan Lingkungan, Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 1(2), 10–14.

Ocean Conservancy. (2024). International Coastal Cleanup 2023 Annual Report. https://oceanconservancy.org/wp-content/uploads/2024/09/ ICCAnnualReport2024_Digital.pdf

Pramiati, P. (2016). Upaya Mengurangi Timbulan Sampah Plastik. Journal of Urban and Enviromental Technology, 8(2), 141–147.

Riswan, Sunoko, H. R., & Hadiyarto, A. (2011). Pengelolaan Sampah Rumah Tangga di Kecamatan Daha Selatan. Jurnal Imu Lingkungan, 9(1), 31–38.

Saladin, D. (2011). Intisari Pemasaran dan Unsur-unsur Pemasaran. Bandung: CV. Agung Ilmu.

Sugiyono, S. (2013). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tjiptono, F., & Chandra, G. (2016). Service, Quality and Satisfaction (4th ed.). Yogyakarta: Andi.

Published

2025-12-29

How to Cite

Fitri, S. N., Renie Kurniah, Janusi Waliamin, Veny Puspita, Ashibly, A., & Uswatun Hasanah. (2025). Kontribusi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Botol Plastik: Potensi Ekonomi di Beberapa Kecamatan Kota Bengkulu. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(4), 1186–1196. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1385