Pengembangan Bisnis Berkelanjutan Agrowisata Kembang Desa di Desa Dawung, Kabupaten Karanganyar
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1413Keywords:
Pengembangan wisata, Pertanian, Wisata integrasiAbstract
Desa Dawung merupakan salah satu desa di Kabupaten Karanganyar yang memiliki potensi wisata agro, yaitu wisata Kembang Desa. Namun, wisata ini kurang berkembang sehingga belum berkontribusi terhadap pendapatan desa. Disisi lain, kompetisi dalam pengembangan wisata cukup tinggi yang mengharuskan pemerintah desa perlu melakukan inovasi. Hal ini yang mendasari kegiatan pengabdian masyarakat untuk mendampingi pemerintah desa dalam mengembangkan wisata. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan selama enam bulan dimana pada tahap awal dilakukan pertemuan dengan Kepala Desa dan perangkat Desa Dawung untuk mendiskusikan teknis kegiatan pengabdian dan potensi wisata yang dimiliki. Selanjutnya dilakukan penyusunan rencana bisnis pengembangan Kembang Desa yang hasilnya dipaparkan dan mendapat masukan dari perangkat desa, bumdes, dan kepala dusun terkait. Output dari pengabdian masyarakat berupa kerangka logis pengembangan wisata, tahapan pembangunan wisata, dan masterplan telah disetujui oleh semua pemangku kepentingan yang terkait. Hal ini tercermin dari kegiatan sosialisasi, bimbingan dan praktik, serta finalisasi yang selalu dihadiri oleh pemerintah desa, pokdarwis, dan bumdes. Kesimpuan dari kegiatan pengabdian ini adalah rencana bisnis pengembangan Kembang Desa telah dipahami oleh semua pihak yang terkait, dimana implementasi pengembangan integrated agro-edu tourism ini dilaksanakan secara bertahap yaitu program jangka pendek, menengah, dan panjang.
Downloads
References
Ardianti, Y., & Eprilianto, D. F. (2022). Partisipasi Masyarakat dalam Pengembangan Desa Wisata melalui Pendekatan Community Based Tourism (Studi Pada Desa Tanjungan Kecamatan Kemlagi Kabupaten Mojokerto). Publika, 1269-1282.
Azi, P. Y., Kaleka, M. U., & Meo, M. M. (2024). Pengembangan Agrowisata dalam Rangka Mendukung Pembangunan Pertanian di Kabupaten Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal Kridatama Sains dan Teknologi, 6(02), 469-477.
Basuki, A., & Sugiarti, M. (2024). Analysis of factors affecting lokal income of tourism sector in Bali Province. Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 6(3), 2024.
Da Silva, C. M., & Trkman, P. (2014). Business Model: What It Is and What It Is Not. Long Range Planning, 47(6), 379–389. https://doi.org/https://doi.org/10.1016/j.lrp.2013.08.004
Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Karanganyar. (2024). Desa Wisata. https://sidenokk.pesonakaranganyar.org/pariwisata/desa_wisata
Fairweather, L. (2019). Public/private partnerships. Prison Architecture: Policy, Design and Experience. John Wiley & Sons Ltd. https://doi.org/10.1002/9781118568446.eurs0254
Fitriani, E., & Selinaswati, S. (2019). Pemanfaatan Potensi Budaya Lokal dalam Pembangunan Ekowisata. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.24036/abdi/vol1-iss1/1
Gartner, W. C., & Lime, D. W. (2000). Trends in Outdoor Recreation, Leisure and Tourism. CABI Publishing
Istiyanah, N. (2020). Pemantapan Minat Siswa Terhadap Pilihan Program Studi di Perguruan Tinggi Melalui Layanan Penguasaan Konten Dengan Teknik Focus Group Discussion. Jurnal Prakarsa Paedagogia, 3(2), 154–158. https://doi.org/10.24176/jpp.v3i2.5743
Kemenparekraf. (2024). Portal Satu Data Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. https://satudata.kemenparekraf.go.id/
Nasution, L., Aji, K., Sufia, R., & Tangge, N. A. (2024). Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Lingkungan di Desa Loto Kecamatan Ternate Barat. Jurnal Spatial Wahana Komunikasi Dan Informasi Geografi, 24(1), 32-40.
Pernik, P. (2024). Agrowisata Kembang Desa Dawung ‘Ora Kopen’, Ditinggalkan Wisatawan! Ada Yang Salah? Warta Jateng. https://jatengonline.com/2024/11/04/agrowisata-kembang-desa-dawung-ora-kopen-ditinggalkan-wisatawan-ada-yang-salah/#google_vignette
Sartorius, N. (1995). Rehabilitation and quality of life. International Journal of Mental Health, 24(1), 7-13.
Sekarningrum, B., Sugandi, Y. S., & Yunita, D. (2020). Sosialisasi dan Edukasi Kangpisman (Kurangi, Pisahkan dan Manfaatkan Sampah). Kumawula: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1), 73. https://doi.org/10.24198/kumawula.v3i1.25244
Solotrust, com. (2022, May 27). Agrowisata Kembang Desa Dawung Kian Moncer, Pengunjung Bisa Petik Anggur Sendiri. solotrust.com.
Suwarsito, S., Suyadi, A., Hidayah, A. N., & Mujahid, I. (2022). Strategi Pengembangan Agrowisata Berbasis Masyarakat di Desa Sambirata, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas. Sainteks, 19(2), 231–240. https://doi.org/10.30595/sainteks.v19i2.15171
Syarifah, R., & Rochani, A. (2021). Studi literatur: Pengembangan desa wisata melalui Community Based Tourism untuk kesejahteraan masyarakat. Kajian Ruang, 1(1).
Wahyuningsih, S., Nuhung, M., & Rasulong, I. (2019). Strategi Pengembangan Objek Wisata Pantai Appalarang Sebagai Daerah Tujuan Wisata Kabupaten Bulukumba. Jurnal Profitability Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 3(1), 141–157.
Wihastuti, L., & Oktavia, R. (2021). Masterplan Pengembangan Desa Wisata Gerbosari Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulon Progo. Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat, 4(1), 1-8.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





