Membangun Solidaritas dan Karakter Positif Pada Remaja Melalui Pendidikan Jasmani Anti-Bullying

Authors

  • Mohamad Dai Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri
  • Taufik Azhary Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1528

Keywords:

Anti-Bullying, Karakter Positif, Pendidikan Jasmani, Solidaritas.

Abstract

Bullying merupakan masalah sosial yang berdampak negatif pada perkembangan remaja. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membangun solidaritas dan karakter positif melalui program pendidikan jasmani berbasis anti-bullying di SMP Negeri 2 Kedungadem, dengan melibatkan 47 siswa kelas VII. Metode yang digunakan adalah olahraga kooperatif yang menekankan kerja sama, empati, dan komunikasi. Temuan utama kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada tiga aspek karakter siswa, yaitu pemahaman mengenai solidaritas, kemampuan bekerja sama, dan pengendalian emosi yang tampak selama aktivitas fisik terpandu. Hasil kegiatan menunjukkan 90% siswa memahami solidaritas, 82% menunjukkan peningkatan kerja sama, dan 75% melaporkan peningkatan pengendalian emosi. Kelebihan kegiatan ini adalah tingginya partisipasi siswa dan peningkatan keterampilan sosial, namun keterbatasan waktu menjadi kelemahan. Kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa strategi pembelajaran kooperatif mampu mengurangi potensi perilaku bullying melalui interaksi positif yang terstruktur. Saran untuk kegiatan selanjutnya adalah memperpanjang durasi dan melibatkan pihak sekolah untuk mendukung keberlanjutan program.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aswat, H., Onde, M. K. L. O., & Ayda, B. (2022). Eksistensi Peranan Penguatan Pendidikan Karakter terhadap Bentuk Perilaku Bullying di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 6(5), 9105–9117. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i5.3389

Azhar, M., & Wahyudi, H. (2024). Motivasi belajar: Kunci pengembangan karakter dan keterampilan siswa. Uluwwul Himmah Educational Research Journal, 1(1), 1–15.

Barkoukis, V. (2016). Tackling psychosocial risk factors for adolescent cyberbullying: Evidence from a school-based intervention. Aggressive Behavior, 42(2), 114–122. https://doi.org/10.1002/ab.21625

Dasdar, J. R., & Supriadi, Y. (2023). Literasi Digital dalam Menanggulangi Perundungan Siber di Dunia Olahraga. Jurnal Riset Jurnalistik Dan Media Digital, 31–38. https://doi.org/10.29313/jrjmd.v3i1.1788

Espelage, D. L. (2013). The impact of a middle school program to reduce aggression, victimization, and sexual violence. Journal of Adolescent Health, 53(2), 180–186. https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2013.02.021

Fitratullah, F. (2023). Penerapan Metode Pembelajaran Kooperatif Dalam Meningkatkan Keterampilan Passing Dan Dribbling Dalam Bola Basket Kelas X SMAN 2 Soppeng. Global Journal Sport Science, 1(3), 517–522. https://sainsglobal.com/jurnal/index.php/gjss/article/view/1650

Fossum, S. (2023). The Significance of Traditional Bullying, Cyberbullying, and Mental Health Problems for Middle School Students Feeling Unsafe in the School Environment. Scandinavian Journal of Educational Research, 67(2), 281–293. https://doi.org/10.1080/00313831.2021.2006305

Hein, V. (2015). Relationships between perceived teachers’ controlling behaviour, psychological need thwarting, anger and bullying behaviour in high-school students. Journal of Adolescence, 42, 103–114. https://doi.org/10.1016/j.adolescence.2015.04.003

Hickey, C. (2008). Physical education, sport and hyper-masculinity in schools. Sport, Education and Society, 13(2), 147–161. https://doi.org/10.1080/13573320801957061

Hidayat, A., Taufiq, A., Mufti, N., Munzil, M., & Bisri, M. (2024). Pelatihan Kompetensi Guru dalam Pengembangan Media Pembelajaran di Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6, 420–425. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i3.861

Huber, J. (2007). Visual circle scale (VCS) - A patient-friendly scale to measure pain compared to VAS and Likert scale. Zeitschrift Fur Orthopadie Und Unfallchirurgie, 145(6), 795–797. https://doi.org/10.1055/s-2007-965618

Izadi, M. (2024). The influence of the physical environment on social behavior, school climate, and bullying in schools. Children’s Geographies, 22(1), 66–81. https://doi.org/10.1080/14733285.2023.2232751

Karliani, E., Triyani, T., Hapipah, N., & Mustika, M. (2023). Implementasi Pendidikan Karakter Cinta Damai Berbasis Nilai Sosial Spiritual Dalam Mencegah Bullying Relasional. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 5(1), 116–122. https://doi.org/10.24036/abdi.v5i1.414

Khosravi, M. (2021). Burnout among Iranian medical students: Prevalence and its relationship to personality dimensions and physical activity. European Journal of Translational Myology, 31(1). https://doi.org/10.4081/ejtm.2021.9411

Koenigstein, S. (2020). A game-based education approach for sustainable ocean development. ICES Journal of Marine Science, 77(5), 1629–1638. https://doi.org/10.1093/icesjms/fsaa035

Kogoya, T. (2023). Developing the Value of Peace in Sport, Health, and Physical Education Lecture through Traditional Games. International Journal of Human Movement and Sports Sciences, 11(2), 268–275. https://doi.org/10.13189/saj.2023.110202

Kowalski, R. (2013). Psychological, physical, and academic correlates of cyberbullying and traditional bullying. Journal of Adolescent Health, 53(1). https://doi.org/10.1016/j.jadohealth.2012.09.018

Lópe, E. E. (2018). Aggressive behavior in adolescence as a predictor of personal, family, and school adjustment problems. Psicothema, 30(1), 66–73. https://doi.org/10.7334/psicothema2016.294

Maloku, A. (2024). Bullying in School Environments. Pakistan Journal of Criminology, 16(1), 677–686. https://doi.org/10.62271/pjc.16.1.677.686

Masaong, A. K., Mas, S. R., Ardhian, N. L., & Akadji, F. (2025). Edukasi pencegahan bullying untuk bullying awareness di SMP Negeri 12 Wonosari. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(1). https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1067

Menesini, E. (2017). Bullying in schools: the state of knowledge and effective interventions. Psychology, Health and Medicine, 22, 240–253. https://doi.org/10.1080/13548506.2017.1279740

Miller, G. (2015). Self-control forecasts better psychosocial outcomes but faster epigenetic aging in low-SES youth. Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America, 112(33), 10325–10330. https://doi.org/10.1073/pnas.1505063112

Nurlizawati, N., Junaidi, J., & Putra, D. M. (2025). Pendampingan penyusunan modul P5 pembelajaran berdiferensiasi dan asesmen pada Kurikulum Merdeka mewujudkan Quality Educations (SDGs). Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2). https://doi.org/10.24036/abdi.v7i2.1093

Pradana, A. A. (2021). Strategi Pembentukan Karakter Siswa Pada Jenjang Pendidikan Dasar Melalui Mata Pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga Dan Kesehatan. PREMIERE: Journal of Islamic Elementary Education, 3(1), 78–93. https://doi.org/10.51675/jp.v3i1.128

Puchalski, C. M. (2013). Integrating spirituality into patient care: An essential element of person-centered care. In Polskie Archiwum Medycyny Wewnetrznej (Vol. 123, Issue 9, pp. 491–497). https://doi.org/10.20452/pamw.1893

Rahmawati, Y., Ridwan, A., & Agustin, M. A. (2020). Pengembangan Kompetensi Guru dalam Pembelajaran Berbasis Budaya: Culturally Responsive Transformative Teaching (CRTT). ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 48–57. https://doi.org/10.24036/abdi.v2i1.33

Rahmi, L. (2019). Pengembangan Self-Efficacy Pelajar Melalui Pendidikan Seks Dini Guna Mencegah Pelecehan Seksual Pada Anak. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 1(2), 84–87. https://doi.org/10.24036/abdi.v1i2.22

Sutoro, S., Janice, G., Mantiri, M., Fariz, M., Putra, P., Mulait, C., Pigome, A. C., Ikhsan, I., Watiningsih, R., Gandinni, N. A., Kristina, G., Numberi, I., & Zainuri, A. (2024). Meningkatan Publikasi Bertema Olahraga : Pelatihan Menulis Pada Guru Olahraga. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6, 886–892. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i4.1244

Sutrisno, S., Putrawan, B. K., Hutabarat, C., Bulan, S. E., & Karakter, N. (2021). Penerapan Nilai Karakter Bagi Kaum Proletar Usia Remaja di Yayasan Kemah Kasih. ABDI: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 3(2), 2021.https:/doi.org/10.24036/abdi.v3i2.123

Suwandi, E., Imansyah, F. H., & Dasril, H. (2018). Analisis Tingkat Kepuasan Menggunakan Skala Likert pada Layanan Speedy yang Bermigrasi ke Indihome. Journal of Electrical Engineering, Energy, and Information Technology, 7(1), 77–85. https://doi.org/10.26418/j3eit.v7i1.31191

Trevisol, M. (2016). Bullying: Checking the understanding of teachers about the phenomenon in the school environment. Psicologia Escolar e Educacional, 20(2), 275–284. https://doi.org/10.1590/2175-353920150202964

Truong, D. M. (2021). School Psychology Unified Call for Deeper Understanding, Solidarity, and Action to Eradicate Anti-AAAPI Racism and Violence. School Psychology Review, 50(2), 469–483. https://doi.org/10.1080/2372966X.2021.1949932

Wahyudi, W., Budiman, D., & Saepudin, E. (2018). Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TGT dalam Pembelajaran Permainan Bola Besar Berorientasi Sepak Takraw untuk Meningkatkan Kerjasama dan Keterampilan Bermain. TEGAR: Journal of Teaching Physical Education in Elementary School, 1(2), 1. https://doi.org/10.17509/tegar.v1i2.11732

Westra, H. A. (2016). Integrating motivational interviewing with cognitive-behavioral therapy for severe generalized anxiety disorder: An allegiance-controlled randomized clinical trial. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 84(9), 768–782. https://doi.org/10.1037/ccp0000098

Wolke, D. (2015). Long-term effects of bullying. In Archives of Disease in Childhood (Vol. 100, Issue 9, pp. 879–885). https://doi.org/10.1136/archdischild-2014-306667

Published

2025-12-29

How to Cite

Dai, M., & Azhary, T. (2025). Membangun Solidaritas dan Karakter Positif Pada Remaja Melalui Pendidikan Jasmani Anti-Bullying. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(4), 1236–1243. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1528