Edukasi Pencegahan Dampak Negatif Penggunaan Gawai Pada Postur Tubuh TKI di Malaysia

Authors

  • Siti Fatimatul Zuhro Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin
  • Diana Sylvia Universitas Pamulang
  • Sartono Sartono Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin
  • Berlian Dwi Rinarso Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin
  • Aulia Nur Azizah Universitas Muhammadiyah A.R. Fachruddin

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1546

Keywords:

Edukasi Preventif, Ergonomi, Perangkat Mobile, Kesehatan Muskuloskeletal

Abstract

Penggunaan perangkat mobile yang masif di kalangan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Malaysia berpotensi menimbulkan gangguan muskuloskeletal akibat postur tubuh yang tidak ergonomis. Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan perilaku sehat TKI dalam penggunaan perangkat mobile melalui edukasi ergonomi. Kebaruan program ini terletak pada integrasi edukasi ergonomi berbasis bukti dengan pendekatan partisipatif-konstekstual yang disesuaikan dengan kondisi kerja dan budaya TKI di luar negeri, serta penggunaan demonstrasi langsung yang mudah diterapkan dalam aktivitas harian. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, diskusi interaktif, dan praktik teknik ergonomis sederhana. Kegiatan ini melibatkan 30 peserta, dengan hasil menunjukkan peningkatan pemahaman risiko kesehatan dari 40% menjadi 85% pascakegiatan. Selain itu, 70% peserta mulai menerapkan kebiasaan sehat seperti pembatasan durasi penggunaan perangkat mobile dan peregangan rutin. Program ini terbukti efektif dalam mendorong perubahan perilaku preventif dan berpotensi meningkatkan kualitas hidup serta produktivitas kerja TKI secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amarifin, S., Rahim, A. F., & Ertitri, F. (2023). Edukasi postur kerja ergonomi dan penerapan latihan peregangan di industri Saos Sumber Rasa Pandanwangi, Malang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa, 2(12), 2030. https://doi.org/10.59837/jpmba.v2i12.2030.

Batara, G. O., Doda, D. V. D., & Wungow, H. I. S. (2021). Keluhan muskuloskeletal akibat penggunaan gawai pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi selama pandemi COVID-19. Jurnal Biomedik (JBM), 13(2), 31767. https://doi.org/10.35790/jbm.13.2.2021.31767.

Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia. (2022). Profil pekerja migran Indonesia di Malaysia. BP2MI.

Dale, E. (1969). Audiovisual methods in teaching. New York: Dryden Press.

Damayanti, R., Nugraha, A., & Fitriani, D. (2019). Hubungan penggunaan smartphone dengan keluhan nyeri leher pada mahasiswa. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(2), 123–130.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach. New York: McGraw-Hill.

Kim, H. J., & Kim, J. S. (2015). The relationship between smartphone use and subjective musculoskeletal symptoms and university students. Journal of Physical Therapy Science, 27(3), 575–579. https://doi.org/10.1589/jpts.27.575

Knowles, M. S., Holton, E. F., & Swanson, R. A. (2015). The adult learner: The definitive classic in adult education and human resource development. New York: Routledge.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurhikmah, H., & Puspitasari, N. (2024). Durasi penggunaan gadget terhadap nyeri leher pada mahasiswa di masa pandemi COVID-19. Jurnal Keperawatan dan Fisioterapi (JKF), 4(1), 794.

Purnomo, H. (2018). Risiko ergonomi penggunaan gadget terhadap keluhan muskuloskeletal. Jurnal Kesehatan Kerja, 10(1), 30–37.

Rahmawati, D., & Handayani, L. (2021). Faktor risiko keluhan muskuloskeletal akibat penggunaan perangkat digital pada pekerja. Jurnal Ilmu Kesehatan, 9(1), 45–53.

Sari, D. P., & Purnomo, H. (2019). Postur tubuh dan keluhan muskuloskeletal pada pengguna smartphone. Jurnal Ergonomi Indonesia, 5(2), 67–74.

Savitri, D. N. P., Kamelia, L. P. L., & Agustini, N. N. M. (2025). Tinjauan literatur sistematis mengenai hubungan durasi penggunaan gawai dengan text neck syndrome. Molucca Medica, 18(2), 136–151.

Setyaningsih, R., & Trisnowati, T. (2025). Hubungan durasi dan posisi penggunaan smartphone terhadap nyeri leher pada masyarakat usia 18–45 tahun. Jurnal Ilmiah Pamenang, 5(2), 189. https://doi.org/10.53599/jip.v5i2.189

Tarwaka, T. (2015). Ergonomi industri: Dasar-dasar pengetahuan ergonomi dan aplikasi di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.

Utami, N., Prasetyo, A., & Lestari, S. (2021). Edukasi ergonomi sebagai upaya pencegahan gangguan muskuloskeletal pada pekerja. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2), 101–108.

Widodo, A., Santoso, B., & Kurniawan, D. (2020). Pengaruh penggunaan gawai terhadap keluhan muskuloskeletal. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 233–240.

Xie Y, Szeto G, Dai J. (2017). Prevalence and risk factors associated with musculoskeletal complaints among users of mobile handheld devices: A systematic review. Applied Ergonomics, 59(Pt A):132-142. doi: 10.1016/j.apergo.2016.08.020.

Yassierli, & Iridiastadi, H. (2014). Ergonomi: Suatu pengantar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Suyono, & Hariyanto. (2017). Belajar dan pembelajaran: Teori dan konsep dasar. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Published

2025-12-29

How to Cite

Siti Fatimatul Zuhro, Sylvia, D., Sartono Sartono, Berlian Dwi Rinarso, & Aulia Nur Azizah. (2025). Edukasi Pencegahan Dampak Negatif Penggunaan Gawai Pada Postur Tubuh TKI di Malaysia. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(4), 1261–1266. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1546