Penyuluhan Kesehatan Mental Social Media Insecurity: Don’t Compare, Be Yourself
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1641Keywords:
Insecurity, Media sosial, RemajaAbstract
Rasa tidak aman atau insecure dapat memicu terjadinya hal negative pada diri, seperti stress. Memang perasaan ini pasti pernah dialami setiap orang, namun tidak ada satu orang pun yang menginginkan itu terjadi. Perkembangan tekhnologi ibarat pedang bermata dua; adanya kemudahan, namun juga tekanan. Kondisi ekonomi yang kurang stabil, standar hidup yang makin tinggi dan media social membuat orang harus selalu produktif. Tanpa disadari memengaruhi kondisi mental generasi muda atau remaja berusia 10-19 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat ini menggunakan desain eksperimen melalui pre test dan post test dengan jumlah 108 mahasiswa. Berdasarkan hasil pre test dan post test didapatkan hasil terjadinya peningkatan pengetahuan mahasiswa. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta sosialisasi dibandingkan dengan kegiatan sebelumnya. Sebanyak 108 peserta baik dari mahasiswa maupun non mahasiswa merasakan perasaan insecure , mulai dari faktor genetic yang ikut mempengaruhi, stressor dari lingkungan, takut mengecewakan orang lain, kurangnya rasa percaya diri, bergantung pada orang lain, hingga pula dari rasa overthinking. Banyak yang bisa dilakukan seperti jadi diri sendiri, belajar dari masa lalu, temukan kelebihan yang dimiliki, dan juga kelilingi dirimu dengan orang suportif, hingga lakukan detox media sosial.
Downloads
References
Ahmad, K. R., Sibuan Amir, L., & Hapipi, M. (2024). Pengaruh Media Sosial terhadap Pola Komunikasi dan Hubungan Sosial dalam Kalangan Generasi Z. Sanskara Ilmu Sosial dan Humaniora, 1(2), 85–94. https://doi.org/10.58812/sish.v1.i02
Angga, T. et al. (2024). Peran Pekerja Sosial Menjadi Konsuler Bagi Disabilitas. Concept: Journal of Social Humanities and Education, 3(1), 125–129. https://doi.org/10.55606/concept.v3i1.967
Arya, D., Stiawati, T., & Jumiati, I. E. (2023). Pemanfaatan Media Sosial sebagai Alat Promosi Kesehatan Rumah Sakit di Indonesia: Literature Review. Faletehan Health Journal, 10(2), 131–136. www.journal.lppm-stikesfa.ac.id/ojs/index.php/FHJ
Atika, S. & El Adawiyah, S. (2024). Implementasi Cyber Public Relations pada Instagram @dcikabakery. MUKASI: Jurnal Ilmu Komunikasi, 3(1), 38–46. https://doi.org/10.54259/mukasi.v3i1.2394
Claudia, S. I., & Adawiyah, E. (2024). Strategi Komunikasi Direktorat Pendidikan Profesi Guru Dalam Mengembangkan Minat Generasi Z Menjadi Guru. Jurnal Professional, 11(1).
Firamadhina, F. I. R., & Krisnani, H. (2021). Perilaku Generasi Z Terhadap Penggunaan Media Sosial Tiktok: tiktok Sebagai Media Edukasi dan Aktivisme. Share : Social Work Journal, 10(2), 199. https://doi.org/10.24198/share.v10i2.31443
Jiang, S., & Ngien, A. (2020). The Effects of Instagram Use, Social Comparison, and Self-Esteem on Social Anxiety: A Survey Study in Singapore. Social Media and Society, 6(2). https://doi.org/10.1177/2056305120912488
Keifer, K. (2014). penggunaan Media sosial. In Angewandte Chemie International Edition (Vol. 6, Issue 11, pp. 951–952).
Mahendra, P., D Saing, S. N. M., Khafid, Y. A., Rhomadon, A., Poniasih, A., Saleh, R. A., Hakim, A. Al, Putri, I. N. A., Djannah, S. N., & Solikhah, S. (2024). Penyuluhan Kesehatan Mental sebagai Upaya Promotiv Preventif Kesehatan. APMa Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 63–72. https://doi.org/10.47575/apma.v4i2.578
Murdani, A. D., Wijayati, H., & Haqqi, H. (2025). Penguatan Kecerdasan Media Digital dalam Membangun Karakter Remaja Bijak Bermedia Sosial. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(3), 854-862.
Nadeak, T. B., & Rustandi, D. (2024). Pola Komunikasi Keluarga Dalam Membentuk Kesehatan Mental Gen Z Di Era Digital. eProceedings of Management, 11(6).
Ndasung, D. J. (2021). Pendidikan di Indonesia Pada Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(2), 3014–3018. https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/1334
Putri, A., Hermawan Adinugraha, H., Anas, A., Abdurrahman Wahid Pekalongan, U. K., & Walisongo Semarang, U. (2024). Pengaruh Media Sosial Terhadap Kesehatan Mental Remaja: Studi Kasus Di Desa Notogiwang (Vol. 3, Issue 1).
Rusli, S., Yani, A., & Amalinda, F.. (2025). Pengaruh media sosial pada perkembangan kesehatan mental remaja : a literature riview. Universitas Muhammadiyah Palu.
Santika, E. F. (2023). Pertumbuhan Melambat, Jumlah Pengguna Media Sosial Global Capai 4,76 Miliar hingga Awal 2023. https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/02/07/pertumbuhan-melambat-jumlah-pengguna-media-sosial-global-capai-476-miliar-hingga-awal
Sari, D. Kartika., & Hadi, I. Prijana. (2015). Information and communication technology, dan literasi media digital. ASPIKOM bekerjasama dengan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya, Universitas Krsiten Petra Surabaya, Universitas Muhammadiyah Malang dan Buku Litera.
Wiramaya, D. S., Fathurrijal, F., Sukarta, S., Suhadah, S., Rohmah, N. N. M., & Saudi, Y. (2024, August). Pengaruh Media Sosial terhadap Akidah Generasi Z Muslim di Perkotaan. Seminar Nasional Paedagoria (Vol. 4, No. 1, pp. 130-142).
Zulva, T. N. I. (2020). Covid-19 Dan Kecenderungan Psikosomatis. Journal of Chemical Information and Modeling. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





