Implementasi Akuaponik Terpadu: Drip System, Deep Water Culture dan Nutrient Film Technique di Merjosari Kota Malang

Authors

  • A.S. Dwi Saptati Nur Hidayati Universitas Brawijaya
  • Bambang Ismuyanto Universitas Brawijaya
  • Moh. Sholichin Universitas Brawijaya
  • Mar’atul Fauziyah Universitas Brawijaya

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1681

Keywords:

Akuaponi, Drip System, Deep Water Culture, Kolam ikan, Nutrient Film Technique

Abstract

Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengoptimalkan produktivitas lahan dan mengatasi rendahnya tingkat keberhasilan panen serta rendahnya kualitas air kolam ikan pada pengelolaan kebun Tanaman Obat Keluarga (Toga), Sayur dan kolam ikan di Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Strategi yang diterapkan yaitu sistem akuaponik bersirkulasi tertutup (closed loop) mengintegrasikan tiga model yaitu Drip System, Deep Water Culture (DWC) dan Nutrient Film Technique (NFT). Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian ini terdiri dari tahap observasi-koordinasi, perancangan dan implementasi sistem akuaponik, serta evaluasi dan analisis. Secara teknis, penerapan rekayasa sirkulasi air dan alih fungsi kolam lama sebagai biofilter dapat memperbaiki dan meningkatkan kualitas air kolam. Efektivitas teknis sistem ini telah terbukti secara empiris melalui keberhasilan panen yang meningkat dari ±50% menjadi ±90% dari bibit yang ditanam dan efisiensi biaya pupuk hingga 100% karena pemanfaatan nutrisi dari limbah ikan. Proses biofiltrasi dan nitrifikasi pada sistem ini berlangsung dengan baik yang terkonfirmasi melalui indikator biologis yaitu pertumbuhan enceng gondok dan melati air yang sangat subur. Keberhasilan secara teknis ini berbanding lurus dengan respon dan penilaian yang baik dari mitra, dibuktikan dengan hasil kuesioner dan pencapaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) berada pada kategori sangat baik dengan nilai 3,86 atau 96,49 (mutu A). Kegiatan pengabdian ini mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan kebun Toga, sayur dan kolam ikan secara terintegrasi dan berkelanjutan melalui sistem akuaponik. Pendampingan berkelanjutan yang dilakukan tim pengabdian akan dapat menjamin keberlanjutan program dan potensi replikasinya di wilayah lain.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alpandi, M. A., & Hanova, Y. (2023). Pengembangan sistem irigasi tetes di lahan pertanian tidak beririgasi. Jurnal Teknik Sipil, 2(1), 125–130. https://doi.org/10.30743/jtsip.v2i1.7670

Azhari, A. P., Jufri, A. F., Nurrachman, N., Jihadi, A., & Nufus, N. H. (2023). Technical performance test of drip irrigation system on cayenne pepper (Capsicum frutescens L.) cultivation in dry land of Slengen Village, North Lombok. Jurnal Agrotek Ummat, 10(4), 326–337. https://doi.org/10.31764/jau.v10i4.19501

Bunganaen, W., Sina, D. A. T., & Talupun, M. R. (2021). Perencanaan sistem irigasi tetes (drip irrigation) di Desa Lapeom - Timor Tengah Utara. Jurnal Teknik Sipil, 10(2), 151–162. https://sipil.ejournal.web.id/index.php/jts/article/view/516

Emilia, R., Dauhan, S., Efendi, E., & Suparmono, D. (2014). Efektifitas sistem akuaponik dalam mereduksi konsentrasi amonia pada sistem budidaya ikan. E-Jurnal Rekayasa Dan Teknologi Budidaya Perairan, 3(1), 297–302. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/bdpi/article/view/466

Fakhrah, F., Unaida, R., Faradhillah, F., Usrati, K., & Wati, M. (2022). Analisis efektivitas penyaluran air melalui penerapan irigasi tetes (drip irigation) pada tanaman cabai di lahan kering. Jurnal Agrium, 19(3), 240. https://doi.org/10.29103/agrium.v19i3.8749

Halauddin, H., Supiyati, S., & Suhendra, S. (2018). Perancangan dan pemanfaatan teknologi hidroponik vertikal hidro 40 hole bagi karang taruna Tri Tunggal di Desa Talang Pauh. Dharma Raflesia : Jurnal Ilmiah Pengembangan Dan Penerapan IPTEKS, 16(1), 41. https://doi.org/10.33369/dr.v16i1.4825

Hidayati, A. S. D. S. N., Ismuyanto, B., Sholichin, M., & Rahmawati, D. (2025). Pemberdayaan lahan: transformasi menjadi kebun Toga dan sayur di Kelurahan Merjosari, Kota Malang. Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9(2), 408–417. https://doi.org/10.20956/pa.v9i2.31852

Kurniawan, A., & Lestari, H. A. (2020). Sistem kontrol nutrisi floating hydroponic system kangkung (Ipomea reptans) menggunakan internet of things berbasis telegram. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering), 9(4), 326–335. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v9i4.326-335

Leonard, B. P., Wagiono, Azzizah, E., & Sugiartini, E. (2021). Uji efektivitas budidaya sistem hidroponik dan akuaponik pada tiga varietas bawang merah (Allium ascalonicum L.). Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(3), 204–210. https://doi.org/10.29244/jhi.12.3.204-210

Nambela, J. B., Malau, K. M., & Koibur, M. (2021). Effects of drip irrigation system with variation of water source and volume in pepper (Capsicum annuum L.). Ilmu Pertanian (Agricultural Science), 6(3), 184–190. https://doi.org/10.22146/ipas.61761

Romdona, S., Junista, S. S., & Gunawan, A. (2025). Teknik pengumpulan data: observasi, wawancara dan kuesioner. Jurnal Ilmu Sosial Ekonomi Dan Politik, 3(1), 39–47. https://doi.org/10.61787/taceee75

Sastro, Y. (2019). Teknologi akuaponik mendukung pengembangan urban farming (II). Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jakarta. http://jakarta.litbang.pertanian.go.id

Shobihah, H. N., Yustiati, A., & Andriani, D. Y. (2022). Produktivitas budidaya ikan dalam berbagai konstruksi sistem akuaponik (review). Akuatika Indonesia, 7(1), 34–41. https://doi.org/10.24198/jaki.v7i1.39441

Sumarna, A. (1998). irigasi tetes pada budidaya cabai (I). Balai Penelitian Tanaman Sayuran. www.balitsa.or.id.

Suri, R. A., & Isnayati, I. (2022). Modifikasi drip irrigation untuk meningkatkan kompetensi praktikum budidaya tanaman hias. Prosiding Seminar Nasional Penerapan IPTEKS, 111–114. https://jurnal.polinela.ac.id/SEMTEKS/article/view/3124

Tallei, T. E., Rumengan, I. F. M., & Adam, A. A. (2017). Hidroponik untuk pemula (I). UNSRAT Press. https://www.researchgate.net/publication/322308428_Hidroponik_untuk_Pemula

Udiana, I. M., Bunganaen, W., & Padja, R. A. P. (2014). Perencanaan sistem irigasi tetes (drip irrigation) di Desa Besmarak Kabupaten Kupang. Jurnal Teknik Sipil, 3(1), 63–74. https://doi.org/10.35508/jts.3.1.63-74

Vega, I., Bien-amié, D., Augustin, G., Heiden, W., & Heiden, N. (2022). DFT hydroponic system for lettuce and pepper production with limited electricity. https://doi.org/10.31220/agrirxiv.2022.00136

Wati, S. S., Aisyah, A., & Risnawati, R. (2021). Uji fitotoksisitas sediaan sederhana buah cabe (Piper retrofractum Vahl.) terhadap tanaman hidroponik. Jurnal Pertanian Presisi (Journal of Precision Agriculture), 5(1), 71–84. https://doi.org/10.35760/jpp.2021.v5i1.3831

Wibowo, S. (2021). Aplikasi sistem aquaponik dengan hidroponik DFT pada budidaya tanaman selada (Lactuca Sativa L.). Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat UNSIQ, 8(2), 125–133. https://doi.org/10.32699/ppkm.v8i2.1490

Widiastuti, I., & Wijayanto, D. S. (2018). Implementasi teknologi irigasi tetes pada budidaya tanaman buah naga. Jurnal Keteknikan Pertanian, 6(1), 1–8. https://doi.org/10.19028/jtep.06.1.1-8

Witman, S. (2021). Penerapan metode irigasi tetes guna mendukung efisiensi penggunaan air di lahan kering. Triton, 12(1), 20–28. https://doi.org/10.47687/jt.v12i1.152

Published

2026-03-31

How to Cite

A.S. Dwi Saptati Nur Hidayati, Bambang Ismuyanto, Moh. Sholichin, & Mar’atul Fauziyah. (2026). Implementasi Akuaponik Terpadu: Drip System, Deep Water Culture dan Nutrient Film Technique di Merjosari Kota Malang. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 70–78. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1681