Inovasi Multisensori untuk Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif pada Murid Kelas 5 SDN Simpang

Authors

  • Jonathan Jonathan Universitas Katolik Parahyangan
  • Amarinta Naisylla Rahari Universitas Katolik Parahyangan
  • Regina Gracia Alexander Universitas Katolik Parahyangan
  • Yohanes Andika Tjitrajaya Universitas Katolik Parahyangan
  • Deba Luthfia Universitas Katolik Parahyangan

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1699

Keywords:

Modul Ajar Interaktif, Pendekatan Multisensori, SDN Simpang, Velcro

Abstract

Bahasa Inggris adalah alat komunikasi universal yang wajib dikuasai banyak orang dan perlu diperkenalkan sejak dini terutama di tingkat sekolah dasar. Dengan Kurikulum Merdeka, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Simpang di Desa Panundaan Kabupaten Bandung mulai memperkenalkan Bahasa Inggris untuk kelas 5. Namun, keterbatasan sumber daya dan frekuensi pelatihan tenaga pengajar masih belum cukup mumpuni. Proyek ini bertujuan untuk membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris (grammar, vocabulary, dan reading) 25 murid kelas 5 di SDN Simpang selama 2 pertemuan (6 jam) melalui modul multisensori berbasis velcro dengan konten berbasis kearifan lokal. Media ini menonjolkan pendekatan visual dan kinestetik yang dapat dimanfaatkan dengan waktu yang terbatas. Metode pelaksanaan proyek meliputi observasi, wawancara, permainan kelas, dan pembelajaran modul. Keberhasilan proyek diukur menggunakan desain one-group pretest-posttest melalui uji paired t-test untuk masing-masing kompetensi. Proyek ini menunjukkan peningkatan rata-rata kemampuan grammar, vocabulary, dan reading, namun hanya kemampuan grammar yang secara statistik signifikan. Berdasarkan evaluasi proyek, disarankan setidaknya 100 jam atau 30 pertemuan dan bimbingan intensif pada murid untuk peningkatan seluruh kompetensi yang signifikan. Dengan memaksimalkan metode proyek, para murid diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat di ruang lingkup global dan memperlebar peluang dalam mencapai cita-citanya. Selain itu, penelitian ini berkontribusi pada upaya berkelanjutan dengan menyediakan media pengajaran yang dapat digunakan kembali sehingga menjamin keberlanjutan pembelajaran interaktif yang mandiri bagi guru dan siswa di masa mendatang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustiana, V., Thamrin, N. R., & Oktoma, E. (2024). The role of English language proficiency in the global economy and business communication. International Journal Administration, Business & Organization, 5(4), 82–90. https://doi.org/10.61242/ijabo.24.423

Al Adzillina, N., & Hasanah, H. U. (2021). The impact of multisensory method on students’ memorizing vocabulary at Halimah Kindergarten Prenduan Sumenep. Panyonara: Journal of English Education, 3(2), 155–166. https://doi.org/10.19105/panyonara.v3i2.4317

BSKAP Kemdikbud Ristek. (2024). Kajian akademik kurikulum merdeka (1st ed.). Pusat Kurikulum dan Pembelajaran BSKAP Kemdikbud Ristek.

Cabral-Gouveia, C., Menezes, I., & Neves, T. (2023). Educational strategies to reduce the achievement gap: a systematic review. Frontiers in Education, 8, 1–15. https://doi.org/10.3389/feduc.2023.1155741

Cohen, L., Manion, L., & Morrison, K. (2018). Research methods in education. Routledge.

Di Fuccio, R., Ponticorvo, M., Nadim, M. A., & Limone, P. (2025). Exploring the effect of digital and multisensory educational materials on retention in primary school using Tangible User Interfaces. Interactive Learning Environments, 33(4), 2928–2938. https://doi.org/10.1080/10494820.2024.2427277

Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to design and evaluate research in education (8th ed.). McGraw-Hill.

G’ayrat kizi, J. S. (2025). Integrating multisensory approaches to enhance reading fluency in primary education. International Journal of Artificial Intelligence, 5(5), 139–142.

Gustiani, N., Asmiati, N., & Pratama, T. Y. (2022). Penggunaan metode multisensori dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak berkesulitan belajar membaca di sekolah dasar. HOLISTIKA: Jurnal Ilmiah PGSD, 6(1), 49–56.

Hartatiningsih, D. (2022). Meningkatkan penguasaan vocabulary Bahasa Inggris dengan menggunakan media wordwall siswa kelas VII MTs. Guppi Kresnomulyo. ACTION: Jurnal Inovasi Penelitian Tindakan Kelas Dan Sekolah, 2(3), 303–312.

Indriyaningrum, H. D., Tobba, M. Q., & Wuryandari, L. (2022). Efektivitas penggunaan media visual dalam pembelajaran Bahasa Inggris di sekolah menengah pertama. PUSTAKA: Jurnal Bahasa Dan Pendidikan, 2(2), 56–64.

Kaharuddin, S. N. A., Tati, A. D. R., & Idrus, N. A. (2023). Hubungan minat baca dengan kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V SD Negeri 39 Cakke [Universitas Negeri Makassar]. http://eprints.unm.ac.id/id/eprint/33455

Korkmaz, Ş. Ç., & Karatepe, Ç. (2021). Multisensory language teaching: Its impact on the English vocabulary achievement of Turkish young learners. In C. N. Giannikas (Ed.), Teaching practices and equitable learning in children’s language education (pp. 151–170). Information Science Reference.

Lee, L. W. (2016). Multisensory modalities for blending and segmenting among early readers. Computer Assisted Language Learning, 29(5), 1017–1032. https://doi.org/10.1080/09588221.2015.1129347

Liu, M. (2022). The relationship between students’ study time and academic performance and its practical significance. BCP Education & Psychology ESS, 7(64), 412–415.

Mitak, M., Fitriah, & Chesoh, M. (2023). Implementing multisensory approach to overcome reading difficulties in 4th grade students. Buletin Edukasi Indonesia, 2(02), 55–60. https://doi.org/10.56741/bei.v2i02.184

Numonova, M. (2024). Visual aids in enhancing the learning process in English language in a private school (Akhmad Education). Qo‘Qon Universiteti Xabarnomasi, 13, 309–312. https://doi.org/10.54613/ku.v13i.1086

Olson, C. B., Matuchniak, T., Chung, H. Q., Stumpf, R., & Farkas, G. (2017). Reducing achievement gaps in academic writing for Latinos and English learners in grades 7-12. Journal of Educational Psychology, 109(1), 1–21. https://doi.org/10.1037/edu0000095

Padial-Ruz, R., García-Molina, R., & Puga-González, E. (2019). Effectiveness of a motor intervention program on motivation and learning of English vocabulary in preschoolers: A pilot study. Behavioral Sciences, 9(8), 1. https://doi.org/10.3390/bs9080084

Patonah, I., Sambella, M., & Az-Zahra, S. M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Penelitian kualitatif, kuantitatif dan kombinasi (mix method). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(3), 5378–5392.

Rahmi, S., & Syukur, M. (2023). Analisis penggunaan bahasa daerah dan lemahnya kemampuan berbahasa Indonesia pada siswa SD No. 249 Tunrung Ganrang. Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan, 4(2), 131–139. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i2.228

Santika, M. A. W., Dewi, P. K., & Suharta, I. G. P. (2023). Pengembangan modul ajar Kurikulum Merdeka berbasis project based learning untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa SMP kelas VII. JIPMat (Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika), 8(2), 182–190. https://doi.org/10.26877/jipmat.v8i2.15805

Setyawan, F. H., Noviantari, I., & Yanti, R. (2022). Pengembangan modul literasi Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal untuk siswa sekolah menengah pertama. SHEs: Conference Series 6 (1), 595–603. https://jurnal.uns.ac.id/shes

Shobha, & Singh, V. (2020). A study on the history of English language. International Advanced Research Journal in Science, Engineering and Technology, 8(6), 207–211. https://doi.org/10.17148/iarjset.2021.8636

Soamole, H. (2022). Pengembangan modul pembelajaran Bahasa Inggris berbasis kearifan lokal untuk siswa MTsN 1 Sanana. Juanga : Jurnal Agama Dan Ilmu Pengetahuan, 8(2), 197–208. https://doi.org/10.59115/juanga.v9i0

Wahyuningsih, S., Afandi, M., Kasriyati, D., & Khoeroni, F. (2023). Barriers to teaching English to non-native English-speaking teachers in Indonesian secondary schools: Policy recommendations. European Journal of Educational Research, 12(4), 1617–1629. https://doi.org/10.12973/eu-jer.12.4.1617

Wallin, J., & Cheevakumjorn, B. (2020). Learning English as a second language: Earlier is better. JEES (Journal of English Educators Society), 5(1), 1–8. https://doi.org/10.21070/jees.v5i1.349

Warnick, K., & Caldarella, P. (2016). Using multisensory phonics to foster reading skills of adolescent delinquents. Reading and Writing Quarterly, 32(4), 317–335. https://doi.org/10.1080/10573569.2014.962199

Winarti, S. (2023). Penguasaan kosakata Bahasa Indonesia siswa SD ditinjau dari aspek kelas kata: Studi kasus pada tiga sekolah dasar di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara. Tematik: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 2(1), 6–16. https://doi.org/10.57251/tem.v2i1.890

Published

2026-06-26

How to Cite

Jonathan, J., Amarinta Naisylla Rahari, Regina Gracia Alexander, Yohanes Andika Tjitrajaya, & Deba Luthfia. (2026). Inovasi Multisensori untuk Modul Pembelajaran Bahasa Inggris Interaktif pada Murid Kelas 5 SDN Simpang. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 384–393. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1699