Model Pembelajaran Terapi Seni Anak Berbasis Edusosiopreneurship untuk Penguatan Identitas Budaya Siswa SD Pacitan

Authors

  • Ike Ratnawati Universitas Negeri Malang
  • Diana Tien Irafahmi Universitas Negeri Malang
  • Mitra Istiar Wardhana Universitas Negeri Malang
  • Nazril Ilham Al Khindi Universitas Negeri Malang
  • Novia Putri Fadillah Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1706

Keywords:

Asta cita, Edusosiopreneurship, Identitas budaya, Terapi seni anak

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan prototipe model pembelajaran terapi seni anak berbasis edusosiopreneurship untuk memperkuat identitas budaya siswa sekolah dasar di daerah pelosok. Urgensi pengabdian masyarakat ini berangkat dari ketimpangan akses pendidikan seni serta kecenderungan erosi budaya lokal di era digital, sementara riset terapi seni, pendidikan berbasis budaya lokal, dan pembelajaran kewirausahaan sosial di sekolah dasar masih banyak dikaji secara terpisah. Belum terdapat model terintegrasi yang secara sistematis memadukan terapi seni, kearifan lokal, dan penguatan kompetensi sosial-kewirausahaan dalam konteks pendidikan dasar di wilayah marginal. Model yang dikembangkan memposisikan terapi seni sebagai ruang ekspresi dan regulasi emosi anak, pendidikan budaya sebagai media reafirmasi identitas lokal, serta edusosiopreneurship sebagai penguatan kompetensi empati sosial, kolaborasi, kepedulian komunitas, dan literasi ekonomi sederhana yang sesuai tahap perkembangan siswa SD dan tidak berorientasi komersial. Pengabdian masyarakat menggunakan pendekatan pengembangan ADDIE yang dibatasi pada tiga tahap awal: analisis kebutuhan, perancangan model, dan pengembangan prototipe. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, studi literatur terstruktur, serta validasi ahli dengan kriteria kelayakan mencakup aspek konseptual, pedagogis, kultural, dan implementatif. Hasil pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa prototipe model memenuhi kriteria kelayakan konseptual dan desain berdasarkan masukan ahli, serta dinilai relevan dengan karakteristik sekolah dasar di daerah pelosok. Temuan pengabdian masyarakat dibatasi pada validitas dan kelayakan desain model, sehingga belum mengklaim efektivitas peningkatan kemampuan siswa. Pengabdian masyarakat ini merekomendasikan tahap lanjutan berupa uji coba terbatas, uji kepraktisan guru, dan uji dampak awal, disertai strategi implementasi realistis melalui pemanfaatan bahan lokal berbiaya rendah, pelibatan seniman atau komunitas adat, serta panduan pelatihan guru. Model ini diharapkan menjadi kontribusi konseptual bagi pengembangan pembelajaran seni kontekstual yang mendukung Profil Pelajar Pancasila dan penguatan identitas budaya secara berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggraeni, L. K. (2025). Terapi Seni Berpeluang Bisnis: Kreativitas Disabilitas Menjadi Produk Dekorasi Interior Bernilai Ekonomi dengan Konsep 3M. Jurnal Desain Interior, 10(1), 71-86.

Arumi, M. S., et al. (2025). Optimalisasi Emosi dengan Terapi Seni Pada Remaja di Kelurahan Mustikajaya Bekasi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 1169-1175.

Arumi, M. S., et al. (2025). Optimalisasi Emosi Dengan Terapi Seni Pada Remaja di Kelurahan Mustikajaya Bekasi. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara, 6(1), 1169-1175.

Eva, E., Affifah, G. H., Hanun, I. N., & Solihin, S. (2021). Efektivitas art theraphy dalam membantu mencerdaskan emosional pada anak kelas 1-6 madrsah desa jagabaya. Proceedings UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1(22), 74-91.

Evita, F., Andriyanti, S., & Syafriyandi, S. (2022, December). Terapi Seni Rupa Pada Anak Berkebutuhan Khusus di Homescooling Buemily. Prosiding Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat Polimedia (Senpedia).

Fathurohman, I., Wijayanto, W., Sutono, S. B., Hariyadi, A., Fajrie, N., & Annasih, S. A. (2024). Terapi Seni Berbantuan Karawitan Untuk Meningkatkan Aktualisasi Estetis Bagi Disabilitas Sensorik Netra Di Ppsdn Pendowo Kabupaten Kudus. PAKDEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 175-182.

Fathurohman, I., Wijayanto, W., Sutono, S. B., Hariyadi, A., Fajrie, N., & Annasih, S. A. (2024). Terapi Seni Berbantuan Karawitan Untuk Meningkatkan Aktualisasi Estetis Bagi Disabilitas Sensorik Netra Di Ppsdn Pendowo Kabupaten Kudus. PAKDEMAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 175-182.

Hamidah, W., & Falah, A. M. (2023). Analisis Indikator Keberhasilan Proses Terapi Seni Sebagai Alternatif Metode Penyembuhan Kesehatan Mental. ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 11(2), 194-204.

Hartanto, D et al. (2024). PRO-SIMBAH: Program sekolah lansia integrasi untuk optimalisasi kualitas hidup berbantuan virtual art therapy. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(11), 4821-4828.

Irene, J. (2020). Faktor yang memengaruhi ekspresi emosi anak dengan indikasi disleksia yang menjalani terapi seni ekspresif. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni, 2(1)

Irmayani, C. R., Jannah, N., & Fajriani, F. (2020). Penerapan Terapi Seni Visual (Kolase) Dalam Meningkatkan Keterampilan Motorik Halus Pada Anak Down Syndrome. JIMBK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Bimbingan & Konseling, 5(2).

Izzah, U., Suci, R. A. E., Yuanto, H. H., & Anitarini, F. (2020). Pengaruh Terapi Menggambar Terhadap Tingkat Kecemasan Pada Siswa MTs Fathus Salafi Selama Pandemi COVID-19. Healthy, 9(1), 20-27.

Kusuma, A. M. (2025). Musik sebagai Sarana Terapi dalam Pendidikan: Perspektif Neuroscience dan Neuroeducation. Irama: Jurnal Seni, Desain dan Pembelajarannya, 7(1), 33-41.

Lianawati, A., Setiawati, D., & Wirastania, A. (2024). Systematic Literature Review (SLR): Terapi seni dalam Mendukung Perubahan Psikososial pada Anak dan Remaja. Jurnal Edukasi: Jurnal Bimbingan Konseling, 10(2), 207-238.

Madubala, S., Fajrie, N., & Utaminingsih, S. (2023). Analysis of Needs in the Development of Assessment of Autistic Children Through Art Therapy at Inclusive Early Childhood Education in Surakarta City. Jurnal Pendidikan IPS, 13(1), 30-38.

Megarina, Y. (2021). Pemanfaatan Drama Sebagai Terapi Dalam Konseling. https://www.researchgate.net

Nasrah, S., Siraj, S., & Dahrum, D. (2022). Pengembangan Model Layanan Pendidikan Creative Art Play Therapy bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Paedagogy, 9(1), 1-7.

Nasrah, S., Siraj, S., & Dahrum, D. (2022b). Pengembangan Model Layanan Pendidikan Creative Art Play Therapy bagi Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Paedagogy, 2(1).

Rahman, S. N. A., Mahmud, M. I., Johari, K. S. K., Azhar, N. F. N., & Adli, A. H. T. (2024). Kesahan dan Kebolehpercayaan Modul Psikopendidikan Terapi Seni Ekspresif (MPsiKO-TSE). Jurnal Pendidikan Malaysia, 49(2).

Rochmah, M., Picauly, Y. Y., & Hermansyah, M. (2025). Artatur: Pengembangan Media Ajar Terintegrasi Virtual Reality Berbasis Gamifikasi Melalui Enkulturasi Learning Sebagai Terapi Seni Anak Autis. Prosiding Pekan Ilmiah Pelajar (PILAR), 5.

Rusli, H., Miranda, N., Safitri, N., Yahya, M., Zhafira, N., & Nayutisa, N. (2025). Art therapy: Beading fun and accessible as art inclusive for children with special needs. Buletin Pengabdian, 5(2), 99–105. https://doi.org/https://doi.org/10.24815/bulpen.v5

Published

2026-03-31

How to Cite

Ike Ratnawati, Diana Tien Irafahmi, Mitra Istiar Wardhana, Nazril Ilham Al Khindi, & Novia Putri Fadillah. (2026). Model Pembelajaran Terapi Seni Anak Berbasis Edusosiopreneurship untuk Penguatan Identitas Budaya Siswa SD Pacitan. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 126–136. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1706