Desain Mural Kolaboratif untuk Memperkuat Identitas Lokal dan Ruang Publik di Green Kayen, Sleman
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v7i4.1733Keywords:
Desa wisata, Desain partisipatif, Identitas lokal, Muralisasi partisipatif, Ruang publikAbstract
Penguatan identitas lokal dan peningkatan kualitas estetika ruang publik merupakan aspek penting dalam pengembangan desa wisata berbasis masyarakat. Desa Wisata Green Kayen, Kabupaten Sleman, memiliki potensi alam dan budaya yang kuat, namun masih menghadapi permasalahan rendahnya kualitas visual ruang publik dan belum optimalnya representasi identitas lokal. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas estetika ruang publik sekaligus memperkuat identitas lokal melalui program muralisasi partisipatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan desain partisipatif dengan tahapan perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan dosen dan mahasiswa arsitektur Universitas Teknologi Yogyakarta, pengelola desa wisata, Karang Taruna, kelompok masyarakat, serta mitra industri sebagai pendukung teknis. Evaluasi dampak dilakukan secara kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara semi-terstruktur dengan pemangku kepentingan lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa muralisasi mampu mentransformasi ruang publik yang sebelumnya kurang tertata menjadi elemen visual yang lebih estetis, komunikatif, dan merepresentasikan narasi budaya lokal. Selain meningkatkan kualitas visual kawasan, proses partisipatif juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat, memperkuat rasa memiliki terhadap ruang publik, serta meningkatkan kohesi sosial komunitas. Kegiatan ini menunjukkan bahwa muralisasi partisipatif dapat menjadi strategi intervensi ruang publik yang efektif, ekonomis, dan berkelanjutan dalam mendukung pengembangan desa wisata berbasis identitas lokal. Model pengabdian ini berpotensi direplikasi pada desa wisata lain dengan karakteristik serupa.
Downloads
References
Achmad, Z., Wuryandari, Y., Priyadharsini, R. (2022). The Importance of Murals for Strengthening Destination Branding of Kampong Opak Gambir. Proceedings of the 3rd International Media Conference 2021 (IMC 2021) (Advances in Social Science, Education and Humanities Research, Vol. 672, pp. 51–63). Atlantis Press. http://dx.doi.org/10.2991/assehr.k.220705.005
Ateş, H., & Avşar, F. (2025). The Effect of a Mural Activity on Health Students’ Hopelessness and Social Integration Levels. Journal for the Interdisciplinary Art and Education, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.5281/zenodo.15074774
Connolly, M. (2024, August 21). The Magic of Murals: How Community Collaboration Brings Public Art to Life. LearningMole. https://learningmole.com/the-magic-of-art-murals/
Dinas Pariwisata (DinPar) Kabupaten Sleman, Tim Klasifikasi Desa Wisata. (2022). Kajian Klasifikasi Desa Wisata di Kabupaten Sleman. Laporan Akhir. Online.https://www.scribd.com/document/741180381 (18.04.2025)
Kurniawan, A., & Tamami, A. Z. (2025). Estetika visual dan pengaruhnya terhadap kenyamanan psikologis dalam ruang. Imajinasi: Jurnal Ilmu Pengetahuan, Seni, dan Teknologi, 2(2), 82–94.
https://doi.org/10.62383/imajinasi.v2i2.620
Kurniawati, D.; Sugiyanto, S. (2024). Dinamika Pengembangan Obyek Wisata Green Kayen Kalurahan Condongcatur Kapanewon Depok Kabupaten Sleman. Paradigma: Jurnal Ilmu Administrasi, 13(1), 48-58.
Li, N., Xie, J., Nguyen, H. A., Cai, J., & Carroll, J. M. (2024). Citizen Art: A Creative Mural Project for Community Building. Journal of Community Informatics.1(1).
Liang, C. (2017). George Town’s Street Mural Art and Tourism Impact. Asian Journal of Tourism Research, 2(3), 168-188. https://doi.org/10.12982/AJTR.2017.0022
Lundman, R.-M. (2018). Exploring creative geographies: Urban art and the cultural uses of public space. University of Turku.
Moeslim, H., & Ayuswantana, A. C. (2023). Perancangan Mural sebagai Daya Tarik Wisata Alas Outbound Edukasi di Desa Simpang, Kecamatan Prambon, Sidoarjo. JIPM: Jurnal Informasi Pengabdian Masyarakat, 1(4), 202–220. https://doi.org/10.47861/jipm-nalanda.v1i4
Mohamed, S. A. E.-E. M., & Ali, A. F. A. (2022). The Mutual Influence between Cultural Heritage and Mural Painting in Public Places to Develop Creative Thought and Rooting Identity. Journal of Positive School Psychology, 6(3), 10051–10065. https://journalppw.com/index.php/jpsp/article/view/5559
Mushawwir, M., Rijal, M. S., Aryda, A. F. K., Maruf, A., Wahyudi, D., Arfan, M., Mahdi, M. F., & Rafsa, M. F. H. (2024). Mural Sebagai Media Edukasi dan Perbaikan Visual Sekolah di SMPN 6 Majene. Jurnal Lepa-lepa Open, 4(2). https://ojs.unm.ac.id/JLLO/index.php/JLLO/article/view/18811
Okeke, J. (2025). Functional and aesthetic qualities of the visual arts in public spaces. Journal of Language, Literature, and Arts, 5(3), 277–284. https://doi.org/10.17977/um064v5i32025p277-284
Oktavian, R. S., & Hamid, F. N. (2025). Peran Mural dalam Membangun Identitas Arsitektur Kota. Realisasi: Ilmu Pendidikan, Seni Rupa dan Desain, 2(1), 58–66. https://doi.org/10.62383/realisasi.v2i1.434
Pameling, A. P. S., Nirwana, R., Mauliya, A. R., Sari, R. M., Anggraini, A. D., & Laksono, D. A. (2025). Revitalisasi Ruang Publik melalui Taman Jimpitan dan Mural Pojok Djadoel sebagai Ikon Identitas Lokal. Nusantara Community Empowerment Review, 3(1), 112–117. https://doi.org/10.55732/ncer.v3i1.1590
Patel, A. (2024). Role of Public Art in Community Development. American Journal of Arts, Social and Humanity Studies, 4(2), 47–57. https://doi.org/10.47672/ajashs.2358
Sahabuddin, W., & Hildayanti, A. (2023). Visual Communication in Public Space through Mural Art in Makassar, Indonesia. SINERGI, 28(1), 83–92. https://doi.org/10.22441/sinergi.2024.1.009.
Sanoff, H. (2000). Community Participation Methods in Design and Planning. Landscape and Urban Planning, 50(4), 270–271. https://doi.org/10.1016/S0169-2046(00)00063-3
Seeburger, J., Foth, M., Tjondronegoro, D. (2015). Digital Design Interventions for Creating New Presentations of Self in Public Urban Places. In: Foth, M., Brynskov, M., Ojala, T. (eds), Citizen’s Right to the Digital City. Springer https://doi.org/10.1007/978-981-287-919-6_1
Setyowati, E., & Tisnawati, E. (2024). Strategi Perancangan Kawasan Ekowisata Embung Sendangtirto Kabupaten Sleman. Cendekia: Jurnal Penelitian dan Pengkajian Ilmiah, 1(5), 165-177.
https://doi.org/10.62335/31sgj329
Suryani, T. (2023). Analisis Kualitas Lingkungan terhadap Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat. Jurnal Sosial Humaniora LPPM UNBAJA, 5(2), 15–24. https://doi.org/10.47080/jls.v4i2.1463
Tisnawati, E., & Setyowati, E. (2024). Penguatan Kapasitas Kelembagaan Kelompok Pengelola Obyek Wisata Bantaran Sungai Bedog Dusun Santan Kabupaten Bantul. BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(5), 218-229. https://doi.org/10.62335/g57mcr92
Tisnawati, E., Natalia D.A.R., Ratriningsih, D., Putro, A.R., Wirasmoyo, W., Brotoatmodjo, H.P., Asyifa’, A. (2019). Strategi Pengembangan Eko-Wisata Berbasis Masyarakat di Kampung Wisata Rejowinangun, Jurnal INERSIA, 15(1). http://dx.doi.org/10.21831/inersia.v15i1.24859
Tisnawati, E., Saputra, R. A., Mujahidin, M. U., Mulyandri, H., Nur’aziah, S., Primandani, D. L., … Zamrudin, Z. (2024). Pengembangan Kawasan Ekowisata Berbasis Partisipatoris di Dusun Santan Kabupaten Bantul. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(3), 570–579.
https://doi.org/10.24036/abdi.v6i3.771
Wilkie, S, (2018). An Exploration of Community Mural Making in the Context of Art Therapy and Social Action: A Literature Review. Expressive Therapies Capstone Theses. 71. The Graduate School of Arts and Social Sciences (GSASS). https://digitalcommons.lesley.edu/expressive_theses/71
Zhang, J., Deng, H., Lin, M., & Wang, M. (2024). The Urban Aesthetics of Graffiti Murals: Reproducing Wall Space in China’s Urban Renewal. Visual Communication, 0(0). https://doi.org/10.1177/14703572241245604
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





