Strategi Penguatan Ketahanan Masyarakat Desa Hanura terhadap Perubahan Iklim berbasis Pendekatan Partisipatif

Authors

  • Diah Gustiniati Maulani Universitas Lampung
  • Rika Septiana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia
  • Fristia Berdian Tamza Universitas Lampung
  • Talitha Salsabilla Samad Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1791

Keywords:

Ketahanan, Pembangunan Berkelanjutan, Perubahan Iklim

Abstract

Dampak perubahan iklim terhadap kehidupan masyarakat secara global semakin nyata dalam beberapa dekade terakhir. Masyarakat pedesaan, yang secara langsung bergantung pada sumber daya alam dan pola cuaca yang dapat diprediksi, merupakan kelompok yang paling rentan terhadap ancaman perubahan iklim. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan kesadaran, pemahaman, serta kemampuan adaptasi masyarakat Desa Hanura terhadap risiko perubahan iklim. Secara khusus, pengabdian ini bertujuan membangun penguatan ketahanan masyarakat desa yang adaptif dan partisipatif dalam menghadapi risiko perubahan iklim. Program pengabdian difokuskan pada edukasi masyarakat mengenai perubahan iklim beserta dampaknya, penguatan praktik ketahanan keberlanjutan, serta pengembangan kapasitas manajemen risiko bencana. Tujuan diarahkan untuk mendorong kemandirian masyarakat dalam mengelola risiko iklim secara berkelanjutan. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pemberdayaan berbasis partisipasi aktif masyarakat. Penguatan ketahanan yang di inisiasi tim pengabdi ini berhasil meningkatkan kesadaran dan ketangguhan masyarakat melalui transfer pengetahuan terkait pengelolaan sumber daya alam, penerapan pemanfaatan sistem pertanian yang adaptif, serta penyusunan rencana tanggap darurat bencana iklim. Program ini juga menumbuhkan semangat kolektivitas dan kerja sama antarkelompok masyarakat dalam menjaga ketahanan lingkungan dan kesejahteraan sosial secara berkelanjutan. Keberhasilan pengabdian masyarakat di Desa Hanura ditunjukkan dengan meningkatnya pemahaman warga terhadap adaptasi perubahan iklim, pembuatan lubang resapan air hujan, pemanfaatan pekarangan rumah untuk tanaman pangan tahan iklim, pengembangan sistem pertanian terpadu. Kebaruan program ini terletak pada model kolaborasi multipihak antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam membangun ketangguhan sosial yang adaptif terhadap risiko perubahan iklim. Tim pengabdian berkomitmen untuk terus melakukan pendampingan, monitoring berkelanjutan, serta fasilitasi komunikasi dengan pemerintah desa guna memastikan keberlanjutan program adaptasi iklim di Desa Hanura.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adger, W. N., Brown, I., & Surminski, S. (2018). Advances in risk assessment for climate change adaptation policy. Philosophical Transactions of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences, 376(2121), 20180106.. https://doi.org/10.1098/rsta.2018.0106.

Afiyanti, Y. (2008). Focus group discussion (diskusi kelompok terfokus) sebagai metode pengumpulan data penelitian kualitatif. Jurnal Keperawatan Indonesia, 12(1), 58-62.

Azahro, M., & Ardi, A. D. (2017). Challenges of climate change: resilience efforts in rural communities of Kaliwlingi village based on Pengembangan Kawasan Pesisir Tangguh (PKPT) Program. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 5(1), 59-70.

Bappeda Provinsi Lampung. (2024). Lokakarya Kerentanan dan Risiko Iklim Sektor Pertanian Provinsi Lampung. Bappeda Provinsi Lampung. 2024. https://bappeda.lampungprov.go.id/index.php/detail-post/lokakarya-kerentanan-dan-risiko-iklim-sektor-pertanian-provinsi-lampung.

BNPB. (2024). Buku Data Bencana Indonesia 2023. Jakarta Timur: Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana.

BNPB. (2025). Data Bencana Indonesia 2024. Jakarta Timur: Badan Nasional Penanggulangan Bencana. https://bnpb.go.id/buku/buku-data-bencana-indonesia-tahun-2024.

Brida. (2023). Perubahan Iklim Mengancam Ketahanan Pangan. BRIDA Kabupaten Badung. 2023. https://brida.badungkab.go.id/artikel/52693-perubahan-iklim-mengancam-ketahanan-pangan.

Choirunnisa, L. A. D., Purwaningsih, Y., & Prasetyani, D. (2022). Adaptasi nelayan pesisir kabupaten pacitan akibat perubahan iklim. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 10(2), 166-181.. https://doi.org/10.14710/jwl.10.2.166-181.

Deputi Bidang Klimatologi,. (2024). Catatan Iklim Dan Kualitas Udara Indonesia 2024. Edited by BMKG. Jakarta: Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Gernowo, R., Adi, K., & Arifin, Z. (2012). Studi Awal Dampak Perubahan Iklim Berbasis Analisis Variabilitas CO2 Dan Curah Hujan (Studi Kasus; Semarang Jawa Tengah). Berkala Fisika, 15(4), 101-104.

Gitima, G., Legesse, A., & Biru, D. (2021). Assessing the impacts of climate variability on rural households in agricultural land through the application of livelihood vulnerability index. Geosfera Indonesia, 6(1), 96-126. https://doi.org/10.19184/geosi.v6i1.20718.

Gulo, H. M., & Moimau, A. L. (2024). Tanda-tanda zaman pada perubahan iklim dan dampaknya pada dunia. Sinar Kasih: Jurnal Pendidikan Agama dan Filsafat, 2(3), 29-38.

Handayani, W., Rudiarto, I., Insani, T. D., Fitri, U. M., & Dewi, R. S. (2022). Ketahanan Iklim Berbasis Masyarakat: Konsep Dan Implementasi. Semarang: Yayasan Inisiatif Perubahan Iklim dan Lingkungan Perkotaan.

IPCC. (2021). Climate Change 2021 – The Physical Science Basis. Managing the Risks of Extreme Events and Disasters to Advance Climate Change Adaptation: Special Report of the Intergovernmental Panel on Climate Change. Vol. 9781107025. Cambridge, United Kingdom and New York, NY, USA: Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9781139177245.003.

Leal, W., Aina, Y. A., Dinis, M. A. P., Purcell, W., & Nagy, G. J. (2023). Climate change: Why higher education matters?. Science of The Total Environment, 892, 164819.. https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2023.164819.

Lemhannas. (2023). Mitigasi Dampak Perubahan Iklim Pada Bidang Pertanian Guna Mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia.

Maulina, R. D., Puspaningrum, I. I., & Soetarto, H. (2024, January). Strategi Pengembangan Partisipasi Masyarakat Dalam Mewujudkan Pembangunan Desa Mandiri. Prosiding Seminar Nasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Vol. 1, No. 1, pp. 225-238).

Melo, R. H., & Rahmadani, N. A. (2022). Dampak perubahan iklim terhadap kesehatan manusia. Geosfera: Jurnal Penelitian Geografi, 1(1), 40-45. https://doi.org/10.34312/geojpg.v1i1.26522.

Risnita, R. (2024). Pendekatan penelitian kuantitatif dan kualitatif serta tahapan penelitian. Jurnal Genta Mulia, 15(1), 82-92.

Murdiyarso, D. (2003). Protokol Kyoto Implikasinya Bagi Negara Berkembang. Penerbit Buku Kompas.

NASA. (2020). Global Climate Change: Vital Signs of the Planet. https://science.nasa.gov/climate-change/.

Pizzorni, M., Innocenti, A., & Tollin, N. (2024). Droughts and floods in a changing climate and implications for multi-hazard urban planning: A review. City and Environment Interactions, 24, 1–12. https://doi.org/10.1016/j.cacint.2024.100169.

Prihanto, D. (2018). Kajian Tingkat Kerentanan Masyarakat Dan Strategi Adaptasi Menghadapi Perubahan Iklim. Universitas Malang.

Ritonga, A. (2024). Tinjauan kebijakan: Evaluasi efektivitas upaya penanggulangan bencana di Desa Ciwangi. Publika: Jurnal Ilmu Administrasi Publik, 10(1), 102-127. https://doi.org/10.25299/jiap.2024.16404.

Sugiyono, S. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: PT. Alfabet.

Syam, M. H. S., & Haryanto, R. (2022). Kajian Tingkat Kerentanan dan Ketahanan Masyarakat di Kawasan Permukiman Pesisir Kota Pariaman Terhadap Bencana. Teknik PWK (Perencanaan Wilayah Kota), 11(3), 238-248.

Tamza, F. B., Septiana, R., Monica, D. R., Husin, B. R., Maulani, D. G., & Firganefi, F. (2025). Penguatan Hukum Terhadap Kekerasan Berbasis Gender: Upaya Perlindungan Perempuan di Desa Merak Batin Wujud Pencapaian Goal 5 Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 433-442. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i2.1172.

Tuhuteru, S. et al. (2023). Pemberdayaan petani dalam memanfaatkan air hujan untuk sistem budidaya tanaman dengan metode water harvesting. Warta LPM, 501-509.

Ulfa, M. (2024). Persepsi masyarakat nelayan dalam menghadapi perubahan iklim (ditinjau dalam aspek sosial ekonomi). Jurnal Pendidikan Geografi: Kajian, Teori, dan Praktek dalam Bidang Pendidikan dan Ilmu Geografi, 23(1), 5. https://doi.org/10.17977/um017v23i12018p041.

Published

2026-03-31

How to Cite

Diah Gustiniati Maulani, Septiana, R., Tamza, F. B., & Samad, T. S. (2026). Strategi Penguatan Ketahanan Masyarakat Desa Hanura terhadap Perubahan Iklim berbasis Pendekatan Partisipatif. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(1), 315–323. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1791