Pendampingan Pengolahan Pasca Panen dan Pengemasan Gula Merah di Nagari Talang Babungo Kabupaten Solok
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v8i1.1796Keywords:
Gula merah, Kualitas, Pasca panen, PengemasanAbstract
Nagari Talang Babungo di Kabupaten Solok merupakan daerah agraris penghasil gula merah berbahan baku tebu. Komoditas unggulan ini merupakan potensi lokal yang diolah menjadi gula merah. Namun, pengolahan gula merah masih menghadapi berbagai kendala, seperti kualitas produk yang belum seragam, kadar air tinggi, tekstur kurang padat, serta pengemasan sederhana sehingga produk kurang kompetitif di pasaran. Untuk itu dilakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pembuatan, peningkatan kualitas, dan pengemasan gula merah tebu. Kegiatan dilaksanakan melalui metode penyuluhan, pelatihan praktik, serta pendampingan berkelanjutan. Peserta terdiri atas petani tebu, pelaku UMKM, dan masyarakat umum yang tergabung dalam kelompok tani Lestari Nagari Talang Babungo. Materi yang diberikan meliputi faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula merah, standar mutu gula merah, pengolahan pasca panen yang efisien, serta inovasi pengemasan yang menarik. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta. Produk gula merah yang dihasilkan memiliki warna lebih seragam, kadar air, dan dikemas yang menarik dan higienis sehingga dapat meningkatkan nilai jual. Disamping itu, peserta memperoleh informasi terkait pengendalian mutu gula merah dan teknis dalam pempersiapan kemasan. Program ini memberi dampak positif bagi kelompok tani Lestari secara ekonomi dimana gula merah berpotensi menjadi produk unggulan daerah Kabupaten Solok dan Sumatera Barat dengan daya saing lebih baik. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap standarisasi mutu gula merah, dan memperkuat kelembagaan usaha nagari dalam usaha berbasis potensi lokal.
Downloads
References
Astuti, R., Sari, M., & Pratama, D. (2024). Introduksi teknologi pengemasan vakum pada produk pangan tradisional. Jurnal Teknologi Pangan, 15(2), 112–120.
Fevria, R.-, Vauzia, V., Yulkifli, Y., Putri, Santi D., & Jarlis, R. (2025). Assistance for Sugarcane Cultivation and Post-Harvest Processing as a Regional Superior Product in Nagari Talang Babungo, Solok Regency. Pelita Eksakta, 8(01), 85–93. https://doi.org/10.24036/pelitaeksakta/vol8-iss01/267
Fitriana, N., Wulandari, S., & HIdayat, A. (2023). Analisis proses produksi gula aren cetak tradisional. Jurnal Agroteknologi, 13(1), 56–65.
Garusti, G., Yogi, Y. A., & Nurindah, N. (2019). Analysis of Tanjung Sugar Quality of Three Sugarcane Varieties. Jurnal Penelitian Tanaman Industri, 25(2), 91. https://doi.org/10.21082/jlittri.v25n2.2019.91-99
Haris, M., Kurniawan, A., & Dewi, F. (2022). Efektivitas metode demonstrasi dalam peningkatan keterampilan petani. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 17(2), 101–109.
Mahmud, S. I., Morad, A. M., & Satria, S. (2024). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengembangan Industri Gula Merah: Meningkatkan Ekonomi Lokal dan Kemandirian Desa. Journal Of Human And Education (JAHE), 4(6), 647–651. https://doi.org/10.31004/jh.v4i6.1938
Muchtadi, M. M., Sirtawati, & Suryanto, A. (2024). Effect of Sugarcane Varieties and Milling Delay Time on Cane Sugar Yield. Jurnal Teknik Pertanian Lampung (Journal of Agricultural Engineering, 13(2), 506–515. https://doi.org/10.23960/jtep-l.v13i2.506-511
Purbaningsih, Y., Rahman, I., Triani, N., Baba, S., Dagong, M. I. A., Hasrin, Naim, Z., Khasanah, A. U. N., Hatam, A., Rizal, M., Gustia, F, R. A., Ikra, I., Sagista, A., & Sisi, L. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Pengolah Gula Aren Menuju Kemadirian Ekonomi dan Berdaya Saing di Desa Lamondape Kecamatan Polinggona Kabupaten Kolaka. Jurnal Pengabdian Multidisiplin, 3(2). https://doi.org/10.51214/japamul.v3i2.676
Rahayu, D., Sigianto, H., & Marlina, E. (2025). Penentuan umur simpan gula kelapa kristal dengan metode Arrhenius dalam kemasan vakum. Jurnal Penelitian Pangan, 20(3), 211–220.
Rakkiyappan, P., Esther Shekinah, D., Gopalasundaram, P., Mathew, M. D., & Asokan, S. (2009). Post-harvest deterioration of sugarcane with special reference to quality loss. Sugar Tech, 11(2), 167–170. https://doi.org/10.1007/s12355-009-0025-5
Saputro, A. D., Van de Walle, D., & Dewettinck, K. (2020). Physicochemical properties of coarse palm sap sugars as natural alternative sweetener. Food Bioscience, 38, 100780. https://doi.org/10.1016/j.fbio.2020.100780
Satrina, S., Kamarudin, A. P., & Hikmah. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi produksi gula merah tebu di Kilang Zahratul Azhar Kecamatan Ketol Kabupaten Aceh Tengah. Jurnal Sosiologi Pertanian Dan Agribisnis, 4(1), 38–46.
Silalahi, J., Simanjuntak, M., & Ginting, T. (2022). Analisis mutu gula tanjung dari tiga varietas tebu. Jurnal Teknologi Pertanian, 9(2), 89–97.
SNI. (2000). Standar Nasional Indonesia tentang Gula merah SNI 01-6237-2000. BSN.
Subrata, P., Yuliana, N., & Suryadi, E. (2023). Palm sap sugar: Review of nutritional composition and influencing factors. International Journal of Food Research, 30(4), 345–360.
Suryani, D., & Putra, I. (2023). Pengaruh metode praktik langsung dalam peningkatan keterampilan pengolahan hasil pertanian. Jurnal Teknologi Agroindustr, 15(3), 211–220.
USDA. (2025). Indonesia Sugar Annual. USDA.
Wijayanti, A., Sari, D. P., & Rahman, M. (2023). Pengaruh tingkat pemanasan dan kadar padatan terlarut terhadap keberhasilan kristalisasi gula tebu. Urnal Teknologi Pangan Indonesia, 15(2), 45–53.
Yani, F., Syahni, R., Hadiguna, R. A., & Nazir, N. (2022). Challenges of Palm Sugar Agroindustry Development in Deli Serdang Regency. International Journal of Research and Review, 4(2). https://doi.org/10.52403/ijrr.20220409
Yuliana, N., Prasetyo, R., & Handani, S. (2025). Kajian proses pembuatan gula merah dari macam bahan baku. Jurnal Agroindustri Indonesia, 14(1), 34–42.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





