Implementasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Masyarakat melalui Sistem Filter Air Tanah sebagai Solusi Air Bersih di Bungus Selatan

Authors

  • Randi Purnama Putra Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
  • Muhammad Din Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
  • Fadhilah Fadhilah Program Profesi Insinyur Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang
  • Romy Dwipa Yamesa Away Departemen Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1849

Keywords:

Air Bersih, Air Tanah, Kesehatan Masyarakat, Filter Air, Mesin

Abstract

Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah pesisir seperti Bungus Selatan yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap air layak pakai. Permasalahan utama air tanah di daerah ini meliputi kandungan zat besi (Fe), mangan (Mn), kekeruhan, serta bau dan rasa yang kurang baik sehingga diperlukan solusi yang sederhana dan mudah diterapkan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan teknologi tepat guna berupa sistem filter air tanah berkapasitas 600 liter per jam sebagai solusi penyediaan air bersih. Sistem filtrasi menggunakan kombinasi media mangan, pasir silika, dan karbon aktif. Media mangan berfungsi mengurangi kandungan logam, pasir silika menyaring partikel dan kekeruhan, sedangkan karbon aktif menghilangkan bau, rasa, dan senyawa organik pada air. Hasil implementasi menunjukkan bahwa teknologi filter yang diterapkan mampu meningkatkan kualitas air secara signifikan. Secara visual, air hasil filtrasi tampak lebih jernih, tidak keruh, tidak berbau, dan lebih layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat. Selain itu, sistem ini memiliki desain yang sederhana, ekonomis, mudah dioperasikan, serta mudah dirawat sehingga berpotensi menjadi solusi berkelanjutan bagi masyarakat Bungus Selatan dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aini, F. N. (2022). Perbedaan Kadar Besi (Fe) & Mangan (Mn) Air Sumur Gali Sebelum Dan Sesudah Penggunaan Metode Cascade Aerator. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Al Kholif, M., Sugito, S., Pungut, P., & Sutrisno, J. (2020). Kombinasi tray aerator dan filtrasi untuk menurunkan kadar besi (Fe) dan mangan (Mn) pada air sumur. Ecotrophic, 14(1), 28-36.

Amri, H., & Amri, S. (2018). Implementasi Teknologi Air Tanah Artesis Menjadi Air Layak Minum Di Desa Buruk Bakul. Dikemas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat), 2(1). https://doi.org/10.32486/jd.v2i1.256

Armi, R., Saputra, R., Safarida, N., Fahira, A., Nazara, T. A., & Pranala, Y. (2025). Optimasi Penyulingan Air Bersih: Solusi Ekonomi Berkelanjutan Untuk Kesejahteraan Masyarakat di Desa Meurandeh Dayah Kota Langsa. Jurnal Masyarakat Berdikari dan Berkarya (Mardika), 3(1), 48-59.

Arsana, I. I. G. N. K., Yekti, M. I., & Jaya, E. N. M. P. (2024). Sistem Penyediaan Air Minum Dan Infrastruktur. Penerbit Widina.

Carrard, N., Foster, T., & Willetts, J. (2019). Groundwater as a source of drinking water in southeast Asia and the Pacific: A multi-country review of current reliance and resource concerns. Water (Switzerland), 11(8). https://doi.org/10.3390/w11081605

Danial, M. M., Imansyah, F., & Sujana, I. (2024). Strategi Pemberdayaan Ekonomi Melalui Inovasi Teknologi Air Bersih: Studi Kasus Penerapan Reverse Osmosis dan Perintisan Bisnis. Jurnal Abdi Insani, 11(2), 1226-1237.

Esthi Kusdarini, Suyadi, Bagyo Yanuwiadi, & Lukman Hakim. (2020). The Supply of Clean Water and the Problems in Benjeng Sub-District, Gresik, Indonesia. IISS 2019.

Heriyati, P. A., & Rabbani, Z. T. (2025). Persepsi dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Implementasi Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Dusun. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 24(1), 46-58.

Jaba, Y., Nugroho, W., Oktaviani, R., Devy, S. D., & Pontus, A. J. (2023). Efektivitas Penggunaan Arang Batang Eceng Gondok Dalam Penurunan Kadar Logam Besi (Fe) dan Mangan (Mn) pada Air Asam Tambang PT Anugerah Krida Utama Effectiveness of Using Hyacinth Charcoal in Decreasing Levels Of Metal Iron (Fe) and Manganese (Mn) PT Anugerah Krida Utama. Jurnal Teknologi Mineral FT UNMUL, 11(2).

Lufira, R. D., Andawayanti, U., & ST Fitriani, N. Z. (2025). Krisis Sumber Daya Air Pendekatan Inovatif dan Solusi Berkelanjutan. CV. AE Media Grafika.

Messakh, J. J., & Punuf, D. A. (2020). Study on the accessibility of water sources to meet the water needs of rural communities in semi-arid regions of Indonesia. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 426(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/426/1/012043

Mohammad Taufik, Etika Khairina, Roma Hidayat, Rita Kalalinggi, Mochammad Iqbal, & Fadhlurrohman. (2022). Study of Government’s Strategy Indonesia on Clean Water Availability in Indonesia. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 21(1), 111–121. https://doi.org/10.14710/jkli.21.1.111

Monika Pasaribu, J., Holzhacker, R. L., & Djoko Santoso Abi Suroso, I. (2021). Abundance but Thirsty: Governing Water Supply Provision to Prevent Scarcity in Tanjung Pinang City, Indonesia.

Nur Sya, A., Puji Ganefati, S., Amri, C., & Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta Jl Tata Bumi No, J. (2022). Daun Jati Dan Pasir Sebagai Filter Untuk Penurunan Kadar Besi (Fe) Air Sumur Gali. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta.

Purborini, V. S., & Suryanatha, I. B. (2025). Inovasi Teknologi dalam Pemberdayaan Masyarakat: Membangun Kemandirian dan Kesejahteraan. Jurnal Ilmu Politik dan Studi Sosial Terapan, 4(1), 138-152.

Purnomo, E. P., Khairunnisa, T., Prabawa, W. G., Lestari, R., Irawan, I., & Sohsan, I. (2024). Community For Sustainable Development “Strategi Dan Tatakelola Baru Yang Berkelanjutan Bagi Pembangunan Daerah Melalui Komunitas”. Tohar Media.

Rahmasary, A. N. (2018). Management Comparison of Water-Related Challenges in Asian Cities: The Study Case of Water Governance Capacity in Bandung. http://intisari.grid.id/Intisari-News/Banjir-Melanda-Bandung-Banyak-Perizinan-Yang-Salah-Arah

Rizki, U. et al. (2022). Efektivitas Zeolit Putih Dan Zeolit Hijau dalam Menurunkan Kadar Besi (Fe) dan Mangan (Mn) Pada Air Sumur Bor. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta

Sary, F. P., & Santoso, T. I. (2024). Inovasi dalam peningkatan kesadaran dan pengelolaan wisata berbasis komunitas di Desa Tenjolaya untuk pembangunan berkelanjutan. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi Dan Perubahan, 4(6).

Sondang, S. (2022). Pengabdian Pada Masyarakat Pengolahan Air Tanah di Pondok Pesantren Darunna’im Pontianak. Jurnal Pengabdian Masyarakat Iron, 3(2), 252–261.

Sumiyarsono, E. (2010). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan dan Pengelolaan Prasarana Penyediaan Air Bersih di Desa Wawoosu dan Desa Mataiwoi Kecamatan Kolono Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara. Universitas Diponegoro.

Umami, A., Sukmana, H., Wikurendra, E. A., & Paulik, E. (2022). A review on water management issues: potential and challenges in Indonesia. Sustainable Water Resources Management, 8(3). https://doi.org/10.1007/s40899-022-00648-7

Yadika, A. D. N. (2026). Kualitas Air dan Perilaku Masyarakat Terhadap Derajat Kesehatan Masyarakat. Medical Profession Journal of Lampung, 16(4), 77-85.

Yuliar Yasin Erlangga, & Heri Setiawan. (2018). Perancangan Mesin Pengolah Air Bersih Bergerak dengan Menggunakan Sistim Modular untuk Penanggulangan Keadaan Darurat Air. Machine; Jurnal Teknik Mesin, 4(1), 21–28.

Published

2026-06-26

How to Cite

Putra, R. P., Muhammad Din, Fadhilah, F., & Romy Dwipa Yamesa Away. (2026). Implementasi Teknologi Tepat Guna Berbasis Masyarakat melalui Sistem Filter Air Tanah sebagai Solusi Air Bersih di Bungus Selatan. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 517–526. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1849