Sosialisasi Terapi Komplementer yang Aman untuk Pasien Kanker Melalui Edukasi Kader Desa

Authors

  • Syiva Dwi Fatmala Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan RS Dustira

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1918

Keywords:

Edukasi, Kader, Kanker, Layanan Masyarakat, Terapi Komplementer

Abstract

Pasien kanker dan keluarganya sering beralih ke terapi komplementer tanpa memiliki pengetahuan yang memadai mengenai keamanan, manfaat, dan potensi interaksinya dengan pengobatan konvensional. Kader kesehatan masyarakat memiliki peran strategis sebagai sumber informasi yang dipercaya di wilayah pedesaan. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan kader kesehatan desa di Desa Mekarsari melalui intervensi edukasi terstruktur. Sebanyak 52 kader mengikuti kegiatan berupa ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet edukasi. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sedangkan kepuasan peserta dinilai melalui survei skala Likert. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan, dengan mayoritas kader berpindah dari kategori pengetahuan sedang (69,2%) menjadi tinggi (76,9%) setelah intervensi (Uji Wilcoxon, p < 0,05). Peserta juga menyatakan kepuasan tinggi terhadap kegiatan yang diberikan. Temuan ini membuktikan bahwa edukasi kesehatan terstruktur efektif dalam memperkuat kapasitas kader untuk menyampaikan informasi akurat mengenai terapi komplementer bagi pasien kanker. Diperlukan pelatihan berkelanjutan dan tindak lanjut agar dampak positif dapat terjaga dalam jangka panjang serta memperluas diseminasi informasi kesehatan berbasis bukti.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bah, E., & Adhikari, S. (2025). Evaluating the impact of structured training programs for village health workers on healthcare delivery in resource-limited settings: Evidence from The Gambia. PLOS Global Public Health, 5(8), e0005079. https://doi.org/10.1371/journal.pgph.0005079

Cancer Research UK. (2024). Complementary therapies for cancer patients. Cancer Research UK.

Hermawan, S. M., Anggraini, D., Zendrato, M. L. V., & Ernawati, E. (2025). Penguatan Kader PKK dalam Pelayanan Pasien Kanker melalui Pelatihan Paliatif Dasar. Jurnal Peduli Masyarakat, 7(1), 87–98.

Irawan, E., Rahayuwati, L., & Yani, D. I. (2017). Hubungan Penggunaan Terapi Modern dan Komplementer terhadap Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara. Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 5(1). https://doi.org/10.24198/jkp.v5i1.346

Kusumawati, P. D., Suhita, B. M., Khasanah, M., Mendieta, G., Ambarsari, F., & Sucipto, A. (2024). Peningkatan Kapasitas Kader Kesehatan Dalam Rangka Optimalisasi Kegiatan Integrasi Layanan Primer Di Desa Ternyang. Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian, 3(12), 1011–1017. https://doi.org/10.58344/locus.v3i12.3472

Notoatmodjo, S. (2019). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Putri, N. A., Komalasari, K., Fauziah, N. A., Fitriana, F., Isnaini, M., & Sulistiawati, Y. (2021). Pelaksanaan Pelayanan Komplementer pada Masa Nifas di Praktik Mandiri Bidan Kabupaten Pringsewu. Jurnal Aisyah: Jurnal Ilmu Kesehatan, 6. https://doi.org/10.30604/jika.v6iS1.782

Romadiansyah, Z., & Wahyuni, S. (2024). Terapi komplementer pasien kanker yang menjalani kemoterapi: A literature review. Holistik Jurnal Kesehatan, 18(1), 103–113. https://doi.org/10.33024/hjk.v18i1.228

Septianingrum, N. M. A. N., Atmoko, H. D., Ramadani, Y. P., Khairunnisya, A., Wardani, M. P., & Anggraeni, T. (2022). Counseling on processed herbal plants to reduce blood pressure for the elderly in Wonolelo Hamlet, Bandongan, Magelang. Community Empowerment, 7(6), 1071–1078. https://doi.org/10.31603/ce.5724

Solikhah, S. et al. (2024). Peningkatan Kapasitas Pendamping Pasien Kanker Dan Kualitas Hidup Penyintas Kanker (1st ed.). Universitas Ahmad Dahlan.

Published

2026-06-26

How to Cite

Dwi Fatmala, S. (2026). Sosialisasi Terapi Komplementer yang Aman untuk Pasien Kanker Melalui Edukasi Kader Desa. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 586–591. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1918