Optimalisasi Media Sosial untuk Promosi Kesehatan di Puskesmas Sungai Nanam Kabupaten Solok
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1938Keywords:
Desain Grafis, Instagram, Media Sosial, Promosi, VideografisAbstract
Permasalahan penyebaran informasi kesehatan di Kabupaten Solok masih menghadapi berbagai kendala, terutama kondisi geografis yang luas serta keterbatasan pengelolaan media digital di fasilitas kesehatan. Kondisi ini menyebabkan promosi kesehatan terkait pencegahan stunting dan demam berdarah belum berjalan optimal dan belum mampu menjangkau masyarakat secara merata. Di sisi lain, perkembangan media sosial sebagai sarana komunikasi publik menuntut tenaga kesehatan memiliki kemampuan dalam memproduksi konten digital yang informatif, menarik, dan mudah dipahami masyarakat. Namun, kemampuan pengelolaan media sosial di Puskesmas Sungai Nanam masih terbatas, baik dari aspek desain visual, strategi konten, maupun produksi video edukasi kesehatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam mengelola media sosial sebagai sarana promosi kesehatan melalui pelatihan desain grafis, strategi pembuatan konten, serta teknik kamera dan editing video. Metode yang digunakan meliputi Focus Group Discussion (FGD), pre-test, sosialisasi, pelatihan teknis, pendampingan, dan post-test dengan pendekatan partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman dan keterampilan peserta. Pengetahuan dasar promosi kesehatan digital meningkat dari 12,5% menjadi 75%, pemahaman penggunaan platform dan segmentasi audiens meningkat dari 18,8% menjadi 75%, pengetahuan fotografi dan videografi meningkat dari 25% menjadi 75%, serta kemampuan perencanaan konten meningkat dari 6,3% menjadi 75%. Selain itu, kualitas konten media sosial puskesmas mengalami perubahan melalui tampilan visual yang lebih rapi, konsisten, dan meningkatnya engagement masyarakat. Pendampingan lanjutan juga menunjukkan bahwa peserta mampu memproduksi konten digital secara mandiri dengan kualitas yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa pendampingan berbasis praktik langsung efektif dalam memperkuat literasi digital tenaga kesehatan dan mendukung optimalisasi promosi kesehatan berbasis media sosial.
Downloads
References
Agil, A. (2026). Pengembangan literasi kesehatan berbasis digital untuk perubahan perilaku mencari pertolongan kesehatan. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 10(1), 1499–1507. https://doi.org/10.31004/prepotif.v10i1.56974.
Awuni, N. S., & Isni, K. (2022). Pengembangan video animasi berbasis kearifan lokal sebagai media promosi kesehatan manfaat buah dan sayur. Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati 7(2), 169-182.
Ernawati A. Media promosi kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang stunting. Jurnal Litbang: Media Informasi Penelitian, Pengembangan dan IPTEK, 18(2), 139-152.
Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (Vol. 4). New York: McGraw-Hill.
Hasanah, U. et al. (2024). Metodologi pengabdian kepada masyarakat: Teori dan implementasi. Penerbit Tahta Media.
Leonita, E., & Jalinus, N. (2018). Peran media sosial dalam upaya promosi kesehatan: Tinjauan literatur. Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 18(2), 25-34.
Pandhika, D. A., Stiawati, T., & Jumiati, I. E. (2023). Utilization of Social Media as a Health Promotion Tool of Indonesian Hospitals: Literature review. Faletehan Health Journal, 10(02), 131-136.
Permatasari A., A. Lolita D. C., Chotimah C. C. Peran Media Digital Dalam Upaya Promosi Kesehatan Untuk Meningkatkan Kesehatan Masyarakat: Tinjauan Literatur. Zaitun (Jurnal Ilmu Kesehatan), 11(1), 1-4. 2023
Rusli, T. S., Boari, Y., Amelia, D. A., Rahayu, D., Setiaji, B., & Yuniwati, I. (2024). Pengantar metodologi pengabdian masyarakat. Pidie: Yayasan Penerbit Muhammad Zaini.
Saragih, A. N. R., & Andayani, L. S. (2022). Pengaruh Promosi Kesehatan dengan Media Video dan Booklet terhadap Pengetahuan Siswa mengenai Perilaku Sedentari di MAN 1 Medan. Perilaku dan Promosi Kesehatan: Indonesian Journal of Health Promotion and Behavior, 4(1), 6.
Sholihah, N. A., Olivia, N. N., Hafidzirrahman, A., Faridah, F., Sukmasari, W., Suwono, W. J., et al. (2025). Efektivitas promosi kesehatan menggunakan teknologi informasi media sosial. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 3(1), 23–30. https://doi.org/10.57213/antigen.v3i1.509
Sofiyetti, S. (2023). Efektivitas edukasi kesehatan melalui media video terhadap tingkat pengetahuan siswa dalam penerapan protokol kesehatan di smpn 19 kota jambi. Jurnal Kesmas Jambi, 2(1).
Shahnaz, I., Lewis, H. K., Rose-Clarke, K., Michelson, D., Gronholm, P. C., & Cini, E. (2026). Mental health support for British Bangladeshi youth: multi-stakeholder qualitative study of priorities and preferences. BJPsych open, 12(2), e86.
Ventola, C. L. (2014). Social media and health care professionals: benefits, risks, and best practices. Pharmacy and therapeutics, 39(7), 491.
Welch, H. G., Prorok, P. C., O’Malley, A. J., & Kramer, B. S. (2016). Breast-cancer tumor size, overdiagnosis, and mammography screening effectiveness. New England Journal of Medicine, 375(15), 1438-1447.
Wenas, C. P., & Arsastha, L. K. (2025). Peran Media Sosial dalam Promosi Kesehatan: Review Literatur pada Intervensi Digital. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Kesehatan, 4(2), 352–359. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5498
Xiao, X., Wong, R. M., & Yang, W. (2024). Effectiveness of video-based health promotion: A systematic review and meta-analysis. Patient Education and Counseling, 119, 108095. Invotek: Jurnal Inovasi Vokasional dan Teknologi, 18(2), 25-34. 2018
Yulius, Y. (2016). Peranan desain komunikasi visual sebagai pendukung media promosi kesehatan. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 1(3).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Author

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





