Pemberdayaan Remaja Melalui Pendekatan Morfogenesis Sosial dalam Upaya Revitalisasi Karang Taruna

Authors

  • Fayyadh Daffa Dzakwan Universitas Padjadjaran
  • Wahyu Gunawan Universitas Padjadjaran
  • Ardi Maulana Nugraha Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1942

Keywords:

Design Thinking, Karang Taruna, Morfogenesis Sosial, Pemberdayaan Remaja

Abstract

Karang Taruna di Kelurahan Sindangsari, Kota Sukabumi, mengalami kondisi stagnasi struktural (morfostasis) yang telah berlangsung lebih dari tiga tahun, di mana organisasi hanya aktif pada momen seremonial seperti perayaan 17 Agustus. Hasil observasi dan wawancara awal mengkonfirmasi kondisi ini, yakni pengurus Karang Taruna mengakui organisasi pasif dan tidak berkelanjutan, sementara aparatur kelurahan menilai keterlibatan remaja dalam kehidupan kemasyarakatan sangat kurang meski potensinya besar. Pengabdian ini bertujuan menginisiasi pemutusan siklus stagnasi tersebut dengan membangkitkan agensi reflektif remaja melalui intervensi workshop partisipatif. Kebaruan program ini terletak pada penggunaan Teori Morfogenesis Sosial Archer sebagai kerangka perancangan intervensi, bukan sekadar alat analisis pasca-kegiatan sebagaimana lazim ditemukan pada pelatihan kepemimpinan konvensional, sehingga workshop secara sistematis diposisikan sebagai pemicu fase interaksi sosial (T2-T3) menuju elaborasi struktural (T4). Metode pelaksanaan mengintegrasikan Design Thinking dengan pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi. Evaluasi dampak kegiatan dilakukan menggunakan pendekatan campuran sederhana (simple mixed-methods) yang menyinergikan data kuantitatif dari pre-test dan post-test dengan data kualitatif hasil observasi partisipatif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan kapasitas kognitif peserta sebesar 32,14%, yaitu dari skor rata-rata 68,61 menjadi 90,67, serta lahirnya dua rancangan program inovatif berupa “Komunitas Kreatif Sindangsari” dan “Penanganan Isu Geng Motor.” Sebagai langkah awal menjaga keberlanjutan, direkomendasikan pembentukan tim tindak lanjut internal dan skema mentorship untuk mencegah berulangnya siklus morfostasis pada program selanjutnya. Disimpulkan bahwa kombinasi penguatan kapasitas kognitif dan fasilitasi Design Thinking yang dibingkai dalam kerangka morfogenesis sosial secara efektif mentransformasi agensi pasif menjadi aktif, yang merupakan fondasi utama menuju morfogenesis organisasi yang berkelanjutan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Archer, M. S. (1995). Realist social theory: The morphogenetic approach. Cambridge university press.

Bahana, J. (2021). Manajemen Organisasi Karang Taruna. Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan, 10, 138–142. https://doi.org/10.24036/jbmp.v10i1

Chadijah, D. I., Khosihan, A., & Juraida, I. (2020). Morphogenetic Kebudayaan dalam Sistem Mata Pencaharian Masyarakat Desa Tutup Ngisor, Kabupaten Magelang. Community, 6(1).

Djailani, P., Ali, F., & Rahmat, A. (2023). Pelatihan Kepemimpinan Karang Taruna dan Kepeloporan melalui Strategi Pengembangan Model Transformative Learning di Gorontalo. Jurnal Pengabdian Masyarakat: DIKMAS, 449(2). https://doi.org/10.37905/dikmas.3.2.449-454.2023

Fajar, F. (2018). Peran karang taruna dalam mewujudkan tanggung jawab sosial pemuda sebagai gerakan warga negara. Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan 15(2).

Fatori, A., Fatimah, H., & Marseli Faderi, L. (2025). Analisis Konseptual Peran Pemuda dalam Pembangunan Desa Berdasarkan Undang-Undang Desa. Jurnal Administrasi Politik Dan Sosial, 6(2), 327–341. https://doi.org/10.46730/japs.v6i2.283

Iqbal, R. (2023). Peran Organisasi Karang Taruna dalam Meningkatkan Sumber Daya Manusia. Jurnal Bintang Manajemen, 1(4), 232–238. https://doi.org/10.55606/jubima.v1i4.2269

Martini, E., Sabatini, A., & Sgambato, M. (2024). Between Morphogenesis and Reflexivity: Some Considerations on the Contribution of Margaret S. Archer. International Journal of Psychoanalysis and Education: Subject, Action & Society, 4(1), 37-52. https://doi.org/10.32111/SAS.2024.4.1.3

Nusantara, W., Roesminingsih, M. V, Siswanto, H., & Widyaswari, M. (2022). Peningkatan Kapasitas Karang Taruna Desa Temu Melalui Design Thinking Process. Communnity Development Journal, 3(3).

Poetro, B. S. W., & Mulyono, S. (2024). Meningkatkan Kreativitas Remaja Desa Manggihan Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang Melalui Pelatihan Content Creator Menggunakan Capcut.

Putranto, I., Eliyani, C., Syamruddin, S., Yulianti, R. M., & Widodo, S. (2020). Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Karang Taruna Kelurahan Pamulang Timur Kecamatan Pamulang Tangerang Selatan. Indonesian Journal of Society Engagement, 1(1), 23–38. https://doi.org/10.33753/ijse.v1i1.2

Rahmadani, R., & Jailani, M. (2024). Fenomena Kenakalan Remaja Pada Aktivitas Geng Motor di desa Melati Ii Kecamatan Perbaungan. Journal of Education, Humaniora and Social Sciences (JEHSS), 7(1), 87–96. https://doi.org/10.34007/jehss.v7i1.2305

Rahmat, A., & Kadir, S. (2017). Kepemimpinan Pendidikan dan Budaya. Yogyakarta: Zahir Publishing

Ramlan, P. (2020). Optimalisasi Karang Taruna dalam Pengembangan Potensi Generasi Muda di Desa Tuncung. Mallomo: Journal of Community Service 1(1).

Saragih, D. P., & Juwita, R. (2022). Pemberdayaan Karang Taruna Dalam Meningkatkan Kepedulian Sosial Pemuda. Jurnal Administrasi Karya Dharma, 1(2), 58-64.

Mawarni, I. A. S. D., Akbar, R., & Mukhlis, A. M. A. (2019). Design Thinking Sebagai Metode Edukasi Kreatif Anak Usia Remaja. Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (Pkm-Csr), 2, 984-991.

Setiawati, S., & Ramdhania, K. F. (2021). Penerapan Teori Design Thinking Pada Kegiatan Upgrading Organisasi Remaja Masjid Di Jatiasih Bekasi. Journal Of Computer Science Contributions (JUCOSCO), 1(2), 127-134.

Silalahi, M. E. E. M. (2024). Buku Ajar Kepemimpinan dalam Organisasi. Ubhara Jaya.

Suprayoga, S., & Mardiana, F. (2023). Karang Taruna: Pemberdayaan, Penguatan Kelembagaan dan Peningakatan Kapasitas SDM. Semanggi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1). https://doi.org/10.38156/sjpm.v2i01.238

Susilo, H., Widodo, W., Mardliyah, S., & Nusantara, W. (2025). Pelibatan Karang Taruna dalam Pemberdayaan Masyarakat Melalui Desa Wisata Kabupaten Gresik. Sosio Konsepsia: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial, 14(3). https://doi.org/10.33007/ska.v14i3.3338

Susmiati, S., Neharta, M., Putri, Z. M., Alzahra, H., Wahyuningsih, S., & Apriani, D. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pelatihan Diversifikasi Dadih untuk Makanan Tambahan Ibu Hamil dan Balita. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 7(2), 316–324. https://doi.org/10.24036/abdi.v7i2.1057

Wijayanti, A., Widiastuty, E., & Febrianto, R. (2022). Mengetuk Hati, Membesarkan Jiwa: Pengenalan dan Penguatan Kewirausahaan Sosial Berpendekatan Design Thinking. Jurnal Abdimas Sangkabira, 3(1), 131–142. https://doi.org/10.29303/abdimassangkabira.v3i1.340

Zidna, I. (2022). Peran Karang Taruna dalam Menyelenggarakan Program Pemberdayaan Masyarakat di Desa Sawentar. J+PLUS: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Luar Sekolah, 11(2), 532–541.

Published

2026-06-26

How to Cite

Fayyadh Daffa Dzakwan, Gunawan, W., & Nugraha, A. M. (2026). Pemberdayaan Remaja Melalui Pendekatan Morfogenesis Sosial dalam Upaya Revitalisasi Karang Taruna. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 8(2), 669–679. https://doi.org/10.24036/abdi.v8i2.1942