Meningkatkan Literasi dengan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Artikel Ilmiah Populer berupa Esai dan Opini di SMA Muhammadiyah Pituruh

  • Probo Darono Yakti Universitas Airlangga
  • Siti Rokhmawati Susanto Universitas Airlangga
  • Fadhila Inas Pratiwi Universitas Airlangga

Abstract

Menulis merupakan kegiatan yang dapat menjadi kemampuan mendasar dari siswa untuk meningkatkan prestasi dan bertahan di dunia akademis yang menuntut tiap insannya untuk memiliki produk gagasan. Beragam jenis tulisan seperti artikel populer dan ilmiah keduanya memiliki dampak dan tujuan tertentu yang disasar. Secara konseptual, teknik penulisan ilmiah dan populer memiliki perbedaan. Problematika utama dari generasi Z saat ini adalah kurangnya membaca yang mana perlu media berupa kegiatan penulisan agar kemudian menjadi pemicu untuk membaca buku dan referensi lain yang dapat memperkaya khazanah pengetahuan. Adapun tujuan dari pengabdian kepada masyarakat dilakukan dalam rangka pengembangan kapasitas siswa agar dapat siap menghadapi dunia perkuliahan sekaligus meningkatkan minat baca yang dapat dimotivasi apabila membiasakan diri menulis dengan sumber yang relevan. Lokasi sekaligus mitra dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah SMA Muhammadiyah 1 Pituruh, Purworejo yang sejauh ini telah mengembangkan pendidikan pesantren. Metode yang digunakan adalah ceramah tatap muka dan membuka kesempatan pada sesi diskusi kelompok terpumpun agar dapat memetakan minat baca sekaligus minat menulis dari siswa. Hasil daripada pengabdian kepada masyarakat ini mengindikasikan siswa SMA Muhammadiyah 1 Pituruh tertarik untuk mengembangkan gagasan dan pemikirannya ke dalam tulisan hingga termotivasi untuk masuk ke perguruan tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2024-03-22
How to Cite
Yakti, P. D., Susanto, S. R., & Pratiwi, F. I. (2024). Meningkatkan Literasi dengan Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah dan Artikel Ilmiah Populer berupa Esai dan Opini di SMA Muhammadiyah Pituruh. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 6(1), 1-10. https://doi.org/10.24036/abdi.v6i1.539