Pendampingan Kelompok Tani Perkotaan Berbasis PAR dalam Pengelolaan Sampah Organik Berkelanjutan
DOI:
https://doi.org/10.24036/abdi.v7i1.1034Keywords:
Kelompok Tani Perkotaan, PAR, Sampah Organik, Zero wasteAbstract
Minimnya keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik menyebabkan rendahnya efektivitas sistem pengolahan sampah di perkotaan. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) digunakan dengan tahapan perencanaan, implementasi, refleksi dan evaluasi yang melibatkan kelompok tani di kawasan perkotaan. Berbeda dari penelitian sebelumnya yang hanya berfokus pada edukasi individu, program ini menerapkan metode PAR yang melibatkan komunitas tani secara langsung dalam pengelolaan sampah organik berbasis kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program ini dilakukan dengan empat tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Perencanaan dilakukan dengan 1) membentuk Kelompok Tani Kawasan Perkotaan 2) membentuk komunitas pemberdayaan masyarakat, 3) melakukan pendampingan kelompok, 4) melakukan pengelolaan sampah organik, 5) edukasi pengelolaan sampah organik dan 6) sosialisasi kegiatan tukar sampah berhadiah. Tahap kedua yaitu tahap pelaksanaan 5 rancangan aksi yang dilaksanakan secara partisipatif oleh partisipan. Tahapan ketiga yaitu tahap observasi sebagai tanggapan kritis partisipan terhadap berjalannya rangkaian aksi dalam kegiatan pengelolaan sampah organik. Tahapan terakhir yaitu tahap refleksi, upaya merumuskan aksi perbaikan dari hasil observasi kegiatan yang dapat diterapkan pada siklus pendampingan ke-2. Edukasi juga dilakukan untuk membantu memastikan pemahaman masyarakat tentang pengelolaan sampah. Partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah meningkat sebesar 40% dan efektivitas pengolahan sampah organik meningkat dari 50% menjadi 85%, sebagaimana hasil evaluasi pre-test dan post-test. Dengan begitu, metode PAR terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan sampah organik, sehingga dapat diadaptasi untuk diterapkan di wilayah lain terutama pada komunitas terintegrasi dengan integrasi RTH Perkotaan.
Downloads
References
Abdullah, N., Hasan, M., & Rakib, M. (2022). Potensi pengembangan pertanian perkotaan dalam mewujudkan pembangunan perkotaan yang berkelanjutan (Studi Kasus KWT Anggrek Kecamatan Bara-Barayya Kota Makassar). Prosiding Seminar Nasional Politeknik Pertanian Negeri Pangkajene Kepulauan, 3(September), 441–453. https://doi.org/10.51978/proppnp.v3i1.235
Adminwarta. (2023). Portal Berita Pemerintah Kota Yogyakarta - Volume Sampah dari Yogya ke TPA Piyungan Terus Berkurang. https://warta.jogjakota.go.id/detail/index/28727
AIFS. (2015). Penelitian Tindakan Partisipatif. https://aifs.gov.au/resources/practice-guides/participatory-action-research
Almujab, S. (2023). Pembelajaran Berdiferensiasi: Pendekatan Efektif dalam Menjawab Kebutuhan Diversitas Siswa. Oikos, 8(1), 1–23.
Amos, S. (2015). Studi pengelolaan sampah berbasis komunitas pada kawasan permukiman perkotaan di Yogyakarta. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 3(1), 27–38.
Ananto, B. Y., Hanun, R. Z. & Paranti, L. (2023). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah melalui Program Bank Sampah “Dengkol” di Desa Semen Kabupaten Magelang. Jurnal Bina Desa, 5(2), 290–296. https://doi.org/10.15294/jbd.v5i2.44248
Cerya, E., & Evanita, S. (2021). Strategi Komunikasi Lingkungan dalam Membangun Kepedulian Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 6(2), 136. https://doi.org/10.29210/3003977000
Farida, A., Habsari, M. K., Fikri, M. H., Afifah, L., & Madarina, N. (2023). Pencemaran Lingkungan Akibat Membuang Sampah Sembarangan dan Upaya Pengelolaan Sampah di Kebon Rojo Kota Blitar. Jurnal Terapan Pendidikan Dasar Dan Menengah, 3(4), 357. https://doi.org/10.28926/jtpdm.v3i4.1326
Fatimah, T., Budiyanto, U., Mulya, A. A., Studi, P., Informatika, T., Informasi, F. T., & Luhur, U. B. (2024). Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Sebagai Upaya Mewujudkan Lingkungan Bebas Sampah Di Desa Wanagiri Pandeglang. 8(1), 115–122.
Haryanta, D. (2017). Buku Teknologi Tepat Guna Pengomposan Masal Campuran Sampah Daun Kering Dengan Sampah Basah. Universitas Wijaya Kusuma.
Hendra, Y. (2016). Perbandingan Sistem Pengelolaan Sampah di Indonesia dan Korea Selatan: Kajian 5 Aspek Pengelolaan Sampah. Aspirasi: Jurnal Masalah-Masalah Sosial, 7(1), 77–91. https://doi.org/10.46807/aspirasi.v7i1.1281
Hildayanti, A., & Machrizzandi, M. S. (2022). Mengenal Pola Perilaku Penghuni Melalui Metode Participatory Action Research (PAR) di Rusun Mariso Kelurahan Lette Kota Makassar. Sipissangngi: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2). https://doi.org/10.35329/sipissangngi.v2i2.3075
Kusdiah, Y., Sriwati, M., Kasnawati, & Sampe, R. (2024). Peran Pendidikan Lingkungan dalam Meningkatkan Kesadaran Masyarakat Tentang Pengelolaan Sampah. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, 7(3), 7415–7421.
Kusumaningtiar, D. A., Vionalita, G., Swamilaksita, P. D., & Anggara, T. R. (2022). Sustainable Community Empowerment with Household Organic Waste Management. Piramida : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 50–55. https://journal.unimerz.com/index.php/piramida
Maq, M. M. (2022). Program Pendampingan Kewirausahaan Kecil Menengah pada Usaha Makanan Ringan di Desa Leuwimunding. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(6), 493–498. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i6.1295
Muliadi, M., Rukhayati, R., & Maisa, M. (2022). Sistem Pengelolaan Sampah Rumah Tangga Di Kecamatan Tawaeli. Sambulu Gana : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 35–38. https://doi.org/10.56338/sambulu_gana.v1i2.2431
Ningrum, W. A., Khatimah, H., & Putra, P. (2022). Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Kompos. An-Nizam, 1(2), 20–28. https://doi.org/10.33558/an-nizam.v1i2.4167
Nurlaela, S., Wijoyo, A. K., Putri, A. M. R., Melinda, D., Sasan, C. Y., Resta, A. V., Hadi, D. P., Ashianti, O. A., Heriansyah, M. T., Permadi, A., & Kadarso, K. (2023). Strategi Membangun Sistem Pengelolaan Sampah Mandiri Berbasis Komunitas. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(5), 605–611. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.988
Peraturan Wali Kota Yogyakarta No. 32 Tahun 2022
Raharjo, S. (2021). Portal Resmi - Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta. https://jogjaprov.go.id/berita/tingginya-potensi-ekonomi-kreatif-di-diy
Setyawan, A. B. (2023). DLH Kota Yogyakarta Integrasikan RTHP dengan Pengolahan Sampah Organik – Berita Terkini Jawa Tengah dan DIY. https://joglojateng.com/2023/03/29/dlh-kota-yogyakarta-integrasikan-rthp-dengan-pengolahan-sampah-organik/
Sinatra, F., Azhari, D., Asbi, A. M., & Affandi, M. I. (2022). Prinsip Pengembangan Ruang Terbuka Hijau Kota Sebagai Infrastruktur Hijau di Kota Bandar Lampung. Jurnal Planologi, 19(1), 19. https://doi.org/10.30659/jpsa.v19i1.15408
Sugiyono, S. (2013). Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif dan R&D. In Andrew’s Disease of the Skin Clinical Dermatology. Bandung: Alfabeta.
Susanto, A., Putranto, D., Hartatadi, H., Luswita, L., Parina, M., Fajri, R., Sitiana, S., Septiara, S., & Amelinda, Y. S. (2020). Pemberdayaan Masyarakat Melalui Pengelolaan Sampah Dalam Mengurangi Sampah Botol Plastik Kampung Nelayan Kelurahan Tanjung Ketapang. Abdi: Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(2), 94–102. https://doi.org/10.24036/abdi.v2i2.49
Syambudi, I. (2020). Masalah Sampah di Jogja: TPST Kelebihan Kapasitas Terus Dipaksakan. In Tirto.id. https://tirto.id/masalah-sampah-di-jogja-tpst-kelebihan-kapasitas-terus-dipaksakan-eyjX
Widyaningsih, T., & Ma’ruf, A. (2017). Eksternalitas Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (Tpst) Piyungan Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Ekonomi & Studi Pembangunan, 18(1). https://doi.org/10.18196/jesp.18.1.4013
Wijaya, H., Theologia, F., Makassar, J., & Riyanti, D. (2023). Siklus Kemmis dan Mctaggart: Contoh dan Pembahasan. Pontianak: IAIN Pontianak Press
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yasmin Siti Sara Azami et al

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.